D-(+)-Glucosamine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan biologi. Senyawa ini merupakan derivat dari glukosa dan memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang membuatnya menjadi bahan penting dalam studi tentang glikosida dan metabolisme karbohidrat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau dalam eksperimen biokimia terkait proses metabolisme tubuh. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan kimia dengan fungsi spesifik.
D-(+)-Glucosamine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang sangat stabil dalam kondisi normal, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaannya dalam jangka waktu yang lebih lama. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses pelarutan dalam berbagai reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya cocok untuk berbagai aplikasi seperti sintesis senyawa biologis, pengujian aktivitas enzim, serta penelitian terkait penyakit degeneratif. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, yang memungkinkan reaksi kimia yang lebih efisien.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, D-(+)-Glucosamine Hydrochloride sering digunakan dalam penelitian terapan seperti farmakologi, biokimia, dan kimia medis. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan obat dan terapi alternatif. Dengan keberadaan AMI Scientific sebagai penyedia bahan kimia berkualitas, peneliti di Indonesia dapat memperoleh bahan ini dengan mudah dan terpercaya, mendukung keberlanjutan penelitian ilmiah di negeri ini.
- Dalam sintesis senyawa biologis, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk memproduksi senyawa dengan aktivitas farmakologis.
- Dalam studi metabolisme karbohidrat, senyawa ini membantu dalam memahami proses penyerapan dan penggunaan glukosa oleh tubuh.
- Dalam uji aktivitas enzim, senyawa ini berperan sebagai substrat untuk mengukur efisiensi enzim tertentu.
- Dalam penelitian penyakit degeneratif, senyawa ini digunakan untuk mengeksplorasi efeknya terhadap jaringan tulang rawan dan jaringan ikat.
- Dalam pengembangan produk kosmetik, senyawa ini sering dimanfaatkan karena kemampuannya dalam merangsang regenerasi kulit.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 66-84-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
D-(+)-Glucosamine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Senyawa ini bersifat higroskopis, sehingga perlu diperhatikan kelembapan lingkungan penyimpanannya. Penggunaan bahan ini sebaiknya dilakukan dalam ruangan berpendingin dan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama penggunaan di laboratorium.
- Meulyzer dkk. (2007). 410 COMPARISON OF PHARMACOKINETICS OF GLUCOSAMINE AND SYNOVIAL FLUID LEVELS FOLLOWING ADMINISTRATION OF GLUCOSAMINE SULPHATE OR GLUCOSAMINE HYDROCHLORIDE. Osteoarthritis and Cartilage doi:10.1016/s1063-4584(07)62041-x
- Meulyzer dkk. (2008). Comparison of pharmacokinetics of glucosamine and synovial fluid levels following administration of glucosamine sulphate or glucosamine hydrochloride. Osteoarthritis and Cartilage doi:10.1016/j.joca.2008.01.006
- Zhang dkk. (2016). Investigating the mechanism of nanofiltration separation of glucosamine hydrochloride and N-acetyl glucosamine. Bioresources and Bioprocessing doi:10.1186/s40643-016-0112-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

