Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 62499-27-8

Gastrodin, CAS 62499-27-8, TCI G0468

Gastrodin, CAS 62499-27-8, TCI G0468

Identitas Kimia

Nama lain
4-(Hydroxymethyl)phenyl beta-D-Glucopyranoside
No. CAS
62499-27-8
PubChem
CID 115067·SID 253661220
Rumus molekul
C13H18O7
Berat molekul
286.28 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,3S,4S,5R,6S)-2-(hydroxymethyl)-6-[4-(hydroxymethyl)phenoxy]oxane-3,4,5-triol
SMILES
C1=CC(=CC=C1CO)OC2C(C(C(C(O2)CO)O)O)O
InChIKey
PUQSUZTXKPLAPR-UJPOAAIJSA-N
MDL
MDL00272169
Harga reguler Rp 1.510.950,00
Harga reguler Rp 1.072.050,00 Harga obral Rp 1.510.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Gastrodin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi dan biokimia. Sebagai derivat dari glukosida, senyawa ini memiliki aktivitas farmakologis yang menarik, terutama dalam studi tentang efek pada sistem pencernaan dan neurologi. Gastrodin sering digunakan dalam laboratorium untuk mengeksplorasi mekanisme aksi obat serta pengaruhnya terhadap reseptor dan enzim tertentu. Dalam konteks penelitian, senyawa ini menjadi alat penting untuk memahami respons biologis terhadap berbagai stimulan.

Gastrodin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Ketersediaannya dalam bentuk padat memudahkan proses penimbangan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman, Gastrodin menjadi pilihan yang populer dalam laboratorium untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan kestabilan tinggi dan konsistensi hasil.

Di laboratorium Indonesia, Gastrodin digunakan dalam penelitian farmakologi, biokimia, dan neurofarmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk studi tentang efek obat dan pengembangan terapi baru. Dengan kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Gastrodin menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian farmakologi untuk menguji efek obat pada sistem pencernaan
  • Eksperimen biokimia untuk mempelajari interaksi senyawa dengan enzim tertentu
  • Studi neurofarmakologi untuk mengeksplorasi aktivitas reseptor saraf
  • Pengembangan obat baru dengan mekanisme aksi berbasis senyawa glukosida
  • Analisis kuantitatif dalam uji kualitas bahan kimia dan produk farmasi

Merek TCI
Nomor CAS 62499-27-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Gastrodin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering untuk menjaga kestabilan kimia. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi. Saat menangani senyawa ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifatnya yang tidak beracun, risiko kecelakaan kimia rendah, tetapi tetap perhatikan prosedur keselamatan laboratorium untuk mencegah kontaminasi atau kerusakan bahan.

  • Li dkk. (2018). The Influence of Gastrodin on Expression of IL-10, STAT3 and JAK2 in Epileptic Rats’ Hippocampus. Yangtze Medicine doi:10.4236/ym.2018.21002
  • Qian dkk. (2020). The effects of gastrodin injection on hypertension. Medicine doi:10.1097/md.0000000000020936
  • Hu dkk. (2025). Gastrodin Protects Neuronal Cells Against Oxidative Stress Through miRNA-125b-5p/Mamdc2 Axis. NeuroMolecular Medicine doi:10.1007/s12017-025-08854-0

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.