Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 40246-10-4

Glycitin TCI G0631

Glycitin TCI G0631

Identitas Kimia

Nama lain
Glycitein 7-O-beta-Glucoside · 4',7-Dihydroxy 6-Methoxyisoflavone 7-O-Glucoside · 3-(4-Hydroxyphenyl)-6-methoxy-4-oxo-4H-chromen-7-yl beta-D-Glucopyranoside
No. CAS
40246-10-4
PubChem
CID 187808
Rumus molekul
C22H22O10
Berat molekul
446.41 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(4-hydroxyphenyl)-6-methoxy-7-[(2S,3R,4S,5S,6R)-3,4,5-trihydroxy-6-(hydroxymethyl)oxan-2-yl]oxychromen-4-one
SMILES
COC1=C(C=C2C(=C1)C(=O)C(=CO2)C3=CC=C(C=C3)O)OC4C(C(C(C(O4)CO)O)O)O
InChIKey
OZBAVEKZGSOMOJ-MIUGBVLSSA-N
MDL
MDL00800711
Harga reguler Rp 8.322.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 8.322.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Glycitin, dengan nomor CAS 40246-10-4, adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori flavonoid. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia biologis dan glikosains. Glycitin memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai molekul biologis, sehingga menjadi bahan penting dalam studi metabolisme, aktivitas antioksidan, dan efek farmakologis. Produk ini sangat relevan untuk laboratorium yang melakukan eksperimen terkait senyawa fenolik dan aktivitas biologisnya.

Glycitin memiliki sifat kimia stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Sifat ini memudahkan proses ekstraksi, sintesis, dan analisis kimia. Selain itu, Glycitin memiliki potensi sebagai agen antioksidan yang dapat digunakan dalam penelitian kesehatan dan farmasi. Keberagaman aplikasinya membuat Glycitin menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian ilmiah.

Di laboratorium Indonesia, Glycitin digunakan dalam berbagai bidang seperti farmakologi, biokimia, dan ilmu lingkungan. Bahan ini sering dipakai dalam penelitian tentang efek senyawa alami terhadap sel, aktivitas antiinflamasi, dan pengaruh terhadap metabolisme. Glycitin juga menjadi bahan bantu dalam analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa flavonoid dalam sampel tanaman atau produk alami.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami
  • Analisis kandungan flavonoid dalam ekstrak tanaman
  • Pengembangan obat berbasis senyawa fenolik
  • Studi interaksi molekuler dalam proses metabolisme
  • Eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efek biologis

Merek TCI
Nomor CAS 40246-10-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Glycitin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan area penyimpanan ventilasi baik untuk mencegah akumulasi uap.

  • Nógŕdi dkk. (1996). Synthesis of 4′,7‐Dihydroxy‐6‐methoxyisoflavone 7‐O‐β‐d‐Glucopyranoside (Glycitin). Liebigs Annalen doi:10.1002/jlac.199619961024
  • Kim dkk. (2015). Soy Isoflavone Glycitin (4'-Hydroxy-6-Methoxyisoflavone-7-D-Glucoside) Promotes Human Dermal Fibroblast Cell Proliferation and Migration via TGF-β Signaling. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.5313
  • Liu dkk. (2022). Glycitin Induced Autophagy to Clear Amyloid Beta and Protects Neuronal Cell in Alzheimer’s Disease. Indian Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.36468/pharmaceutical-sciences.spl.484

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.