Orientin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori flavonoid, yang secara luas digunakan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti farmakologi, biokimia, dan kimia makanan. Bahan ini sering ditemukan dalam tanaman obat dan memiliki potensi sebagai senyawa bioaktif yang dapat memengaruhi aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, orientin digunakan untuk penelitian terkait aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan efek farmakologis lainnya. Karena sifatnya yang kompleks dan potensinya dalam berbagai aplikasi, orientin menjadi bahan penting dalam studi tentang senyawa alami dan pengembangan obat baru.
Orientin memiliki struktur kimia yang stabil dan kemurnian tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam eksperimen yang membutuhkan presisi. Senyawa ini juga memiliki sifat larut dalam pelarut organik tertentu, yang memudahkan proses isolasi dan pemurnian. Karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan dan substrat, orientin menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan studi interaksi molekuler.
Di laboratorium Indonesia, orientin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang farmasi dan bioteknologi. Bahan ini sering digunakan untuk menguji efek bioaktif senyawa alami yang berasal dari tanaman lokal. Penelitian ini mendukung pengembangan obat tradisional yang lebih aman dan efektif, serta memperkaya pengetahuan tentang senyawa alami yang potensial untuk aplikasi medis dan farmakologis.
- Penelitian aktivitas antioksidan senyawa alami untuk pengembangan produk kesehatan
- Uji efek farmakologis senyawa flavonoid dalam pengobatan penyakit kronis
- Analisis komposisi kimia tanaman obat untuk identifikasi senyawa bioaktif
- Penelitian interaksi molekuler dalam studi biokimia dan farmakologi
- Pengembangan obat tradisional berbasis senyawa alami dengan potensi terapeutik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 28608-75-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Orientin harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan di tempat yang kering. Dalam penggunaan, orientin harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifatnya yang kimia, orientin tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel. Selalu pastikan prosedur kerja sesuai dengan protokol keselamatan laboratorium untuk mencegah risiko kontaminasi atau kecelakaan.
- Joubert dkk. (2009). Effect of Heat on Aspalathin, Iso-orientin, and Orientin Contents and Color of Fermented Rooibos (Aspalathus linearis) Iced Tea. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/jf9005033
- Li dkk. (2007). Determination and pharmacokinetics of orientin in rabbit plasma by liquid chromatography after intravenous administration of orientin and Trollius chinensis Bunge extract. Journal of Chromatography B doi:10.1016/j.jchromb.2007.03.020
- Zhao dkk. (2017). Comparative pharmacokinetics study of orientin in rat plasma by UHPLC‐MS/MS after intravenous administration of single orientin and Trollius chinensis Bunge extract. Biomedical Chromatography doi:10.1002/bmc.4142
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
