Isoorientin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori flavonoid, yang memiliki struktur kompleks dan banyak digunakan dalam penelitian biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam tanaman obat seperti *Vitex negundo* dan memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti antioksidan dan anti-inflamasi. Dalam laboratorium, Isoorientin digunakan untuk studi tentang mekanisme aktivitas biologis, pengembangan obat, serta analisis senyawa fenolik. Karena sifatnya yang stabil dan mudah dianalisis, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia dan biologi.
Isoorientin memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk berikatan dengan protein dan enzim, sehingga menjadi bahan yang sangat relevan dalam penelitian interaksi molekuler. Ketersediaan dalam bentuk murni dan konsentrasi yang dapat diatur membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi dan kromatografi.
Di laboratorium Indonesia, Isoorientin sering digunakan dalam penelitian bidang farmakologi, kimia organik, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mempelajari potensi farmakologis tanaman lokal dan pengembangan senyawa baru. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, pengadaan dari produsen internasional seperti TCI menjadi solusi yang efektif untuk kebutuhan penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 11
- Penelitian aktivitas antioksidan pada tanaman obat lokal
- Analisis senyawa fenolik dalam ekstrak tumbuhan
- Pengembangan senyawa baru untuk pengobatan penyakit kronis
- Studi interaksi molekuler antara flavonoid dan protein target
- Eksperimen kromatografi untuk pemisahan senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4261-42-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isoorientin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap kelembapan, wadah penyimpanan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap korosi, seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran napas.
- Tandogan dkk. (2013). In Vitro Effects of Isoorientin, Forsythoside B, and Verbascoside on Bovine Kidney Cortex Glutathione Reductase. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.20792
- (2013). Protective effect of isoorientin on alcohol-induced hepatic fibrosis in rats. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20132124
- Song dkk. (2026). Metabolic engineering of Saccharomyces cerevisiae for de novo biosynthesis of isoorientin. aBIOTECH doi:10.1016/j.abiote.2026.100085
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- GlycoscienceFunctional OligosaccharidesNatural Glycosides [Functional Oligosaccharides]
- GlycoscienceMonosaccharides [Glycoscience]Glucoses [Glycoscience]
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsPhenylpropanoids, Aromatic PolyketidesAromatic Polyketides
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








