Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 4261-42-1

Isoorientin, CAS 4261-42-1, TCI I1087

Isoorientin, CAS 4261-42-1, TCI I1087

Identitas Kimia

No. CAS
4261-42-1
PubChem
CID 114776·SID 468592087
Rumus molekul
C21H20O11
Berat molekul
448.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(3,4-dihydroxyphenyl)-5,7-dihydroxy-6-[(2S,3R,4R,5S,6R)-3,4,5-trihydroxy-6-(hydroxymethyl)oxan-2-yl]chromen-4-one
SMILES
C1=CC(=C(C=C1C2=CC(=O)C3=C(O2)C=C(C(=C3O)[C@H]4[C@@H]([C@H]([C@@H]([C@H](O4)CO)O)O)O)O)O)O
InChIKey
ODBRNZZJSYPIDI-VJXVFPJBSA-N
Harga reguler Rp 6.678.000,00
Harga reguler Rp 4.685.100,00 Harga obral Rp 6.678.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Isoorientin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori flavonoid, yang memiliki struktur kompleks dan banyak digunakan dalam penelitian biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam tanaman obat seperti *Vitex negundo* dan memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti antioksidan dan anti-inflamasi. Dalam laboratorium, Isoorientin digunakan untuk studi tentang mekanisme aktivitas biologis, pengembangan obat, serta analisis senyawa fenolik. Karena sifatnya yang stabil dan mudah dianalisis, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia dan biologi.

Isoorientin memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk berikatan dengan protein dan enzim, sehingga menjadi bahan yang sangat relevan dalam penelitian interaksi molekuler. Ketersediaan dalam bentuk murni dan konsentrasi yang dapat diatur membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi dan kromatografi.

Di laboratorium Indonesia, Isoorientin sering digunakan dalam penelitian bidang farmakologi, kimia organik, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mempelajari potensi farmakologis tanaman lokal dan pengembangan senyawa baru. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, pengadaan dari produsen internasional seperti TCI menjadi solusi yang efektif untuk kebutuhan penelitian di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian aktivitas antioksidan pada tanaman obat lokal
  • Analisis senyawa fenolik dalam ekstrak tumbuhan
  • Pengembangan senyawa baru untuk pengobatan penyakit kronis
  • Studi interaksi molekuler antara flavonoid dan protein target
  • Eksperimen kromatografi untuk pemisahan senyawa kompleks

Merek TCI
Nomor CAS 4261-42-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 10mg, 50mg
Bentuk fisik Padatan kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Isoorientin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap kelembapan, wadah penyimpanan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap korosi, seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran napas.

  • Tandogan dkk. (2013). In Vitro Effects of Isoorientin, Forsythoside B, and Verbascoside on Bovine Kidney Cortex Glutathione Reductase. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.20792
  • (2013). Protective effect of isoorientin on alcohol-induced hepatic fibrosis in rats. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20132124
  • Song dkk. (2026). Metabolic engineering of Saccharomyces cerevisiae for de novo biosynthesis of isoorientin. aBIOTECH doi:10.1016/j.abiote.2026.100085

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.