Sodium Hexanoate adalah garam natrium dari asam heksanoat, yaitu bentuk terionisasi dari asam lemak jenuh berantai sedang dengan enam atom karbon. Berbeda dengan asam bebasnya yang berupa cairan berbau tajam, garam ini hadir sebagai padatan yang jauh lebih mudah ditimbang dan ditangani. Dalam katalog TCI, produk ini dikelompokkan ke dalam Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids, yang mencerminkan pemanfaatannya di laboratorium biokimia, penelitian metabolisme asam lemak, dan penyiapan larutan uji berbasis air.
Sifat yang menjadikan Sodium Hexanoate banyak dipilih adalah kelarutannya yang jauh lebih baik dalam air dibanding asam heksanoat bebas, karena gugus karboksilat sudah berada dalam bentuk garam. Hal tersebut memudahkan pembuatan larutan stok berkonsentrasi tertentu tanpa perlu penambahan pelarut organik yang dapat mengganggu sistem biologis. Baunya juga jauh lebih ringan dibanding asam bebasnya, sehingga penanganan di ruang laboratorium lebih nyaman. Sebagai garam karboksilat, bahan ini bersifat rentan terhadap kelembapan udara, sehingga penyimpanan kering menjadi hal yang penting untuk menjaga akurasi penimbangan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai pada riset biokimia dan nutrisi di perguruan tinggi, laboratorium kultur sel, serta penelitian yang menelusuri peran asam lemak rantai sedang pada sistem biologis. Peneliti bidang pangan dan mikrobiologi juga memakainya sebagai sumber heksanoat dalam medium uji. Kemasan 25 g sesuai untuk percobaan pendahuluan, sedangkan 500 g mendukung penelitian berkelanjutan dengan banyak pengulangan.
- Penyiapan larutan stok asam lemak rantai sedang dalam media berair, karena bentuk garamnya larut baik tanpa memerlukan pelarut organik tambahan.
- Penelitian metabolisme lipid pada sistem biologis, sebab heksanoat menjadi substrat model untuk mempelajari jalur oksidasi asam lemak rantai sedang.
- Suplementasi medium kultur sel dan mikroba pada percobaan terkendali, karena bentuk garam lebih mudah ditimbang dan dilarutkan secara akurat.
- Senyawa pembanding pada analisis biokimia asam lemak, karena identitas dan bentuk ionisasinya jelas sehingga memudahkan penyiapan deret konsentrasi.
- Bahan pereaksi sintesis untuk pembentukan ester atau turunan asil, sebab ion karboksilat dapat bereaksi dengan alkil halida membentuk ester terkait.
| Merek | TCI (kode produk H0112) |
|---|---|
| Nomor CAS | 10051-44-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan (garam natrium dari asam heksanoat) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat kering dan terlindung dari kelembapan |
Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, bila memungkinkan di dalam desikator atau lemari penyimpanan dengan kelembapan terkendali, karena garam karboksilat cenderung menyerap uap air dari udara. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali pengambilan agar bahan tidak terkontaminasi maupun menggumpal. Lakukan penimbangan di area yang bebas aliran udara kuat untuk menghindari penyebaran serbuk halus. Kenakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tutup rapat wadah segera setelah digunakan dan beri label yang jelas pada setiap larutan yang dibuat.
- Kabir-ud-Din dkk. (2015). Micellization Behaviour of m-E2-m Biodegradable Gemini Surfactants in Presence of Sodium Alkanoates (Sodium Propionate, Sodium Hexanoate, Sodium Decanoate). Tenside Surfactants Detergents doi:10.3139/113.110351
- Ishiwata dkk. (1995). Successive preparation of 11C labeled sodium acetate and/or sodium hexanoate. Applied Radiation and Isotopes doi:10.1016/0969-8043(95)00194-i
- MATSUMOTO dkk. (1990). Duration of absorption-enhancing effect of sodium octanoate, sodium hexanoate or glycery-1-monooctanoate on rectal absorption of gentamicin in rabbits.. Journal of Pharmacobio-Dynamics doi:10.1248/bpb1978.13.591
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
