Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 928-96-1

cis-3-Hexen-1-ol TCI H0124

cis-3-Hexen-1-ol TCI H0124

Identitas Kimia

No. CAS
928-96-1
PubChem
CID 5281167·SID 87570570
Rumus molekul
C6H12O
Berat molekul
100.16 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(Z)-hex-3-en-1-ol
SMILES
CCC=CCCO
InChIKey
UFLHIIWVXFIJGU-ARJAWSKDSA-N
MDL
MDL00063217
Harga reguler Rp 1.298.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.298.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0124 cis-3-Hexen-1-ol adalah alkohol tak jenuh berkonfigurasi cis yang dikenal luas dengan sebutan leaf alcohol atau alkohol daun, karena senyawa inilah yang memberikan aroma khas rumput baru dipotong dan dedaunan segar. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai senyawa rujukan utama dalam penelitian senyawa volatil tanaman, sebagai bahan baku sintesis ester beraroma, serta sebagai standar dalam analisis aroma pangan. Keberadaan gugus hidroksil sekaligus ikatan rangkap dengan geometri tertentu menjadikannya molekul yang kaya kemungkinan reaksi sekaligus sangat bermakna secara biologis.

Sifat yang membuatnya begitu penting adalah geometri cis pada ikatan rangkapnya. Bentuk isomer trans memiliki profil aroma yang berbeda, sehingga kemurnian isomer menjadi penentu mutu dan menjadi alasan utama peneliti memilih produk bermutu reagen. Gugus hidroksil primer pada ujung rantai mudah diesterifikasi, dioksidasi menjadi aldehida, atau diubah menjadi gugus pergi, sementara ikatan rangkapnya membuka jalan bagi reaksi adisi dan epoksidasi. Kombinasi ini menjadikan cis-3-Hexen-1-ol sekaligus sebagai senyawa target analisis dan sebagai bahan awal sintesis turunan bernilai tinggi.

Di Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada laboratorium ilmu dan teknologi pangan, penelitian pascapanen, kajian interaksi tanaman dengan serangga, serta pengembangan produk flavor dan fragrance. Kemasan 25 mL dan 100 mL sesuai dengan pola pemakaian tersebut, karena analisis aroma umumnya bekerja pada konsentrasi sangat rendah sehingga sedikit bahan dapat digunakan untuk banyak percobaan. Perhatian utama di iklim tropis adalah menjaga suhu penyimpanan tetap sejuk dan melindungi botol dari cahaya agar profil aroma serta kemurnian isomernya tidak berubah.

Brosur TCI (PDF)

  • Standar rujukan analisis senyawa volatil daun hijau pada kromatografi gas, membantu peneliti mengidentifikasi dan mengkuantifikasi penanda aroma segar dalam sampel tanaman.
  • Bahan kajian interaksi tanaman dengan serangga, karena senyawa volatil daun hijau berperan sebagai sinyal kimia saat jaringan tanaman mengalami kerusakan.
  • Bahan baku sintesis ester beraroma seperti asetat dan butirat, yang banyak diteliti dalam pengembangan flavor pangan dan bahan wewangian.
  • Senyawa pembanding pada penelitian mutu dan kesegaran produk hortikultura, sebab kandungannya sering berubah seiring proses pematangan dan penyimpanan pascapanen.
  • Substrat pada reaksi oksidasi selektif dan epoksidasi, karena molekulnya memiliki gugus hidroksil dan ikatan rangkap yang dapat diuji secara kompetitif.

Merek TCI (kode katalog H0124)
Nomor CAS 928-96-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL, 100 mL
Bentuk fisik cairan tidak berwarna dengan aroma khas menyerupai daun hijau segar
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan terlindung dari cahaya; penyimpanan dingin dianjurkan sesuai label produk

Simpan cis-3-Hexen-1-ol dalam botol aslinya yang tertutup sangat rapat, di tempat sejuk dan gelap, atau di dalam lemari pendingin bila petunjuk pada label produk menganjurkannya. Perlindungan dari cahaya dan udara penting karena alkohol tak jenuh dapat mengalami oksidasi perlahan yang mengubah profil aroma dan menurunkan kemurnian isomernya. Gunakan botol kaca dan hindari wadah plastik yang dapat menyerap senyawa aroma. Karena aromanya sangat kuat dan mudah menyebar, lakukan pemindahan di lemari asam agar tidak mencemari ruangan atau sampel analisis lain. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan pelindung mata selama penanganan, serta buang limbahnya melalui jalur limbah organik.

—