Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4798-44-1

1-Hexen-3-ol TCI H0659

1-Hexen-3-ol TCI H0659

Identitas Kimia

No. CAS
4798-44-1
PubChem
CID 20928·SID 87571032
Rumus molekul
C6H12O
Berat molekul
100.16 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
hex-1-en-3-ol
SMILES
CCCC(C=C)O
InChIKey
BVOSSZSHBZQJOI-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004581
Harga reguler Rp 3.392.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.392.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Hexen-3-ol adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu dari senyawa pembangun (building blocks), senyawa ini memiliki struktur dasar yang dapat bereaksi dengan berbagai grup fungsional untuk menghasilkan senyawa kompleks. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aromatik, alifatik, dan heterosiklik. Karena sifatnya yang reaktif, 1-Hexen-3-ol menjadi pilihan utama dalam reaksi seperti hidroksilasi, esterifikasi, dan reaksi adisi.

Senyawa ini memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam laboratorium. Struktur molekulnya yang memiliki gugus hidroksil dan gugus alkena memberikan fleksibilitas dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, 1-Hexen-3-ol memiliki sifat volatil dan mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pemrosesan dan penggunaan. Karena kemurniannya tinggi dan stabilitasnya baik dalam kondisi tertentu, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk aplikasi ilmiah yang membutuhkan presisi dan konsistensi.

Di laboratorium Indonesia, 1-Hexen-3-ol digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan bioteknologi, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Dengan kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian ilmiah di Indonesia.

  • Sintesis senyawa aromatik dan alifatik karena kemampuannya dalam reaksi adisi dan substitusi
  • Pengembangan bahan kimia industri karena sifat volatil dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai pelarut
  • Penelitian farmakologis karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia kompleks
  • Pembuatan ester dan aldehida melalui reaksi esterifikasi dan oksidasi
  • Pengujian katalis dalam reaksi kimia karena reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai substrat

Merek TCI
Nomor CAS 4798-44-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL
Bentuk fisik Cairan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung

1-Hexen-3-ol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat volatil dan mudah bereaksi dengan udara, sehingga perlu disimpan dalam lingkungan yang sejuk dan kering. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah penguapan. Selain itu, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Davis dkk. (2011). Rate coefficients for the gas-phase reaction of OH with ( Z )-3-hexen-1-ol, 1-penten-3-ol, ( E )-2-penten-1-ol, and ( E )-2-hexen-1-ol between 243 and 404 K. Atmospheric Chemistry and Physics doi:10.5194/acp-11-3347-2011
  • Peirone dkk. (2014). Relative rate coefficient measurements of OH radical reactions with (Z)-2-hexen-1-ol and (E)-3-hexen-1-ol under simulated atmospheric conditions. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2013.11.076
  • Shi dkk. (2022). Secondary organic aerosol formation from cis-3-hexen-1-ol/NOx photo-oxidation: The roles of cis-3-hexen-1-ol concentration, illumination intensity, NOx and NH3. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2022.119090

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.