5-Hexen-1-ol adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi adisi dan substitusi, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa aromatik, alifatik, dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk produksi bahan kimia industri, farmasi, dan bahan baku kosmetik.
5-Hexen-1-ol memiliki sifat volatil dan mudah menguap, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. Bahan ini juga bersifat tidak berwarna dan memiliki aroma khas yang dapat memengaruhi proses reaksi kimia. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, seperti reaksi hidrohalogenasi dan reaksi oksidasi.
Di laboratorium Indonesia, 5-Hexen-1-ol digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan kimia, terutama dalam bidang farmasi dan industri. Bahan ini juga sering digunakan dalam pembuatan bahan baku untuk produk kosmetik dan bahan baku industri. Karena kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan praktisi kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik dan alifatik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Reaksi adisi untuk pembuatan senyawa heterosiklik dalam penelitian farmasi
- Pembuatan bahan baku kosmetik dalam industri kecantikan
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam analisis kimia
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa volatil dalam bidang lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 821-41-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL, 25mL, 250mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Hexen-1-ol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, bahan ini harus disimpan dalam wadah yang tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap udara. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata.
- Davis dkk. (2011). Rate coefficients for the gas-phase reaction of OH with ( Z )-3-hexen-1-ol, 1-penten-3-ol, ( E )-2-penten-1-ol, and ( E )-2-hexen-1-ol between 243 and 404 K. Atmospheric Chemistry and Physics doi:10.5194/acp-11-3347-2011
- Peirone dkk. (2014). Relative rate coefficient measurements of OH radical reactions with (Z)-2-hexen-1-ol and (E)-3-hexen-1-ol under simulated atmospheric conditions. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2013.11.076
- Shi dkk. (2022). Secondary organic aerosol formation from cis-3-hexen-1-ol/NOx photo-oxidation: The roles of cis-3-hexen-1-ol concentration, illumination intensity, NOx and NH3. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2022.119090
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
