Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 99-93-4

4'-Hydroxyacetophenone TCI H0193

4'-Hydroxyacetophenone TCI H0193
Harga reguler Rp 610.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 610.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0193 4'-Hydroxyacetophenone adalah keton aromatik dengan gugus hidroksil pada posisi para terhadap gugus asetil, menjadikannya building block bifungsional yang sangat serbaguna di laboratorium sintesis organik. Struktur para yang simetris membuat kedua gugus fungsi bekerja relatif independen, sehingga peneliti dapat memodifikasi gugus fenol atau gugus keton secara terpisah sesuai rancangan sintesis. Senyawa ini dikenal luas sebagai perantara pada jalur pembuatan turunan aminofenol dan senyawa farmasi, serta sebagai monomer awal pada riset polimer aromatik berkinerja tinggi seperti poliester dan polieter yang memerlukan kerangka fenolik yang kaku.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah wujudnya sebagai padatan kristalin putih hingga hampir putih yang mudah ditimbang dan disimpan, serta kelarutannya yang baik dalam pelarut polar organik seperti etanol, metanol, aseton, dan etil asetat. Gugus fenolnya bersifat nukleofilik sehingga siap dieterifikasi atau diasilasi, sementara gugus asetilnya dapat diubah melalui kondensasi aldol, reaksi Claisen–Schmidt, oksidasi Baeyer–Villiger, ataupun pembentukan oksim. Fleksibilitas ini menjadikannya bahan awal ekonomis untuk banyak jalur sintesis. Grade TCI memastikan keseragaman antar lot sehingga optimasi kondisi reaksi yang telah dilakukan tetap berlaku pada pengulangan berikutnya.

Di Indonesia, senyawa ini dipakai laboratorium sintesis organik perguruan tinggi, kelompok riset kimia medisinal, dan laboratorium riset polimer yang mengembangkan bahan aromatik. Tersedianya kemasan 25 g, 100 g, dan 500 g mempermudah perencanaan kebutuhan, mulai dari percobaan penjajakan hingga sintesis berskala lebih besar untuk kebutuhan karakterisasi lanjutan. Sebagai padatan yang relatif stabil, bahan ini tidak menuntut fasilitas penyimpanan khusus selama disimpan pada tempat kering, sejuk, dan tertutup rapat.

  • Bahan awal sintesis kalkon melalui kondensasi Claisen–Schmidt, karena gugus asetilnya mudah bereaksi dengan aldehida aromatik menghasilkan kerangka kalkon yang banyak diteliti aktivitasnya.
  • Perantara sintesis turunan aminofenol dan senyawa farmasi, sebab kerangka para-hidroksiasetofenon dapat diubah secara bertahap menuju struktur target melalui reaksi yang telah mapan.
  • Monomer riset polimer aromatik seperti poliester dan polieter, karena gugus fenolnya menyediakan titik polimerisasi pada kerangka aromatik yang memberi kekakuan rantai.
  • Prekursor pembuatan oksim dan turunan nitrogen lainnya, sebab gugus karbonilnya bereaksi lancar dengan hidroksilamina maupun hidrazina pada kondisi reaksi yang sederhana.
  • Bahan praktikum kimia organik mengenai reaksi gugus karbonil aromatik, karena hasil reaksinya berupa padatan yang mudah dikristalkan dan dikarakterisasi oleh mahasiswa.

Merek TCI
Nomor CAS 99-93-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g, 100 g, 500 g
Bentuk fisik padatan kristalin putih hingga hampir putih
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat

Simpan 4'-hidroksiasetofenon dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena senyawa fenolik dapat berubah warna bila terpapar udara dan sinar dalam waktu lama. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, basa kuat, dan sumber panas. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker debu, serta jas laboratorium saat menimbang, dan kerjakan di area berventilasi baik atau lemari asam agar debu halus tidak terhirup. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Gunakan spatula bersih dan kering pada setiap pengambilan untuk mencegah kontaminasi silang. Kumpulkan sisa bahan dan pelarut bekas dalam wadah limbah kimia berlabel sesuai prosedur laboratorium.

  • Vener dkk. (1995). Hydrogen Bonding and Proton Transfer in the Ground and Lowest Excited Singlet States of o-Hydroxyacetophenone. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/j100002a031
  • Chen dkk. (2005). Solid–liquid equilibria for binary mixtures of N-phenylacetamide with 4-aminoacetophenone, 3-hydroxyacetophenone and 4-hydroxyacetophenone. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2005.03.023
  • Mahmood (2017). Mixed Ligand Complexes of Alkali Metal Salts of Some Organic Acids with O-Hydroxyacetophenone Phenylhydrazone. International Journal of Scientific Engineering and Research doi:10.70729/ijser171997

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.