Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1071-73-4

5-Hydroxy-2-pentanone (mixture of monomer and dimer) TCI H0511

5-Hydroxy-2-pentanone (mixture of monomer and dimer) TCI H0511

Identitas Kimia

Nama lain
3-Acetyl-1-propanol (mixture of monomer and dimer)
No. CAS
1071-73-4
PubChem
CID 14066·SID 87570901
Rumus molekul
C5H10O2
Berat molekul
102.13 g/mol
Kemurnian
>96.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-hydroxypentan-2-one
SMILES
CC(=O)CCCO
InChIKey
JSHPTIGHEWEXRW-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00002961
Harga reguler Rp 2.227.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.227.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0511 5-Hydroxy-2-pentanone dipasok sebagai campuran bentuk monomer dan dimer, mencerminkan kesetimbangan alami yang terjadi pada senyawa hidroksi keton berantai lima. Molekul ini membawa dua gugus fungsi sekaligus, yakni keton pada posisi dua dan hidroksil pada ujung rantai, sehingga tergolong bahan pembangun bifungsional yang berharga dalam sintesis organik. Di laboratorium, senyawa semacam ini menjadi titik awal pembentukan cincin, perpanjangan rantai karbon, serta penyiapan zat antara yang memerlukan dua titik reaksi berbeda pada satu kerangka sederhana.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah jarak yang tepat antara gugus keton dan hidroksil, yang memungkinkan reaksi siklisasi intramolekul membentuk cincin beranggota lima. Kesetimbangan monomer–dimer yang tercantum pada nama produk merupakan karakteristik intrinsik senyawa hidroksi keton dan tidak mengurangi kegunaannya, karena bentuk tersebut akan terbuka kembali di bawah kondisi reaksi yang sesuai. Berupa cairan, bahan ini mudah dipindahkan dengan pipet atau jarum suntik dan langsung dapat dilarutkan ke dalam pelarut organik umum, sehingga praktis untuk kerja skala milimol maupun skala preparatif.

Laboratorium sintesis organik di Indonesia, baik di perguruan tinggi maupun unit riset industri, memerlukan stok bahan pembangun bifungsional untuk mendukung pekerjaan pembuatan senyawa target yang tidak tersedia secara komersial. Ketersediaan kemasan 25 mL untuk eksplorasi metode dan 250 mL untuk kerja berulang sangat membantu pengaturan anggaran riset sekaligus menjaga kesinambungan proyek tugas akhir, tesis, maupun pengembangan produk.

  • Bahan awal sintesis heterosiklik oksigen, karena posisi relatif gugus keton dan hidroksil memudahkan pembentukan cincin beranggota lima melalui siklisasi intramolekul dalam kondisi katalisis asam.
  • Reaksi perpanjangan rantai dan kondensasi aldol, memanfaatkan keton yang reaktif sebagai nukleofil atau elektrofil untuk membangun kerangka karbon yang lebih besar secara bertahap.
  • Penyiapan zat antara terlindungi, di mana gugus hidroksil dapat diubah menjadi eter atau ester sehingga reaksi selanjutnya dapat difokuskan hanya pada bagian keton.
  • Studi kesetimbangan monomer–dimer sebagai bahan ajar dan bahan penelitian, membantu mahasiswa memahami perilaku siklisasi senyawa hidroksi karbonil melalui pengamatan spektroskopi NMR.
  • Sintesis senyawa aroma dan bahan antara khusus, memanfaatkan kerangka pentanon berhidroksil sebagai prekursor menuju turunan lakton maupun senyawa karbonil bercabang lain.

Merek TCI
Nomor CAS 1071-73-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL, 250 mL
Bentuk fisik cairan (campuran monomer dan dimer)
Penyimpanan simpan rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik sesuai anjuran label

Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, serta bahan pengoksidasi kuat. Gunakan wadah asli produk atau botol kaca berwarna gelap dengan tutup berlapis agar uap tidak lolos dan kelembapan tidak masuk. Pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan pipet kaca atau jarum suntik kering, dengan mengenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup uapnya dan bersihkan segera tumpahan kecil menggunakan bahan penyerap inert. Perlu diingat bahwa perbandingan monomer dan dimer dapat berubah seiring kondisi penyimpanan.

—