TCI H0542 DL-4-Hydroxyphenyllactic Acid adalah asam hidroksi aromatik berbentuk campuran rasemat yang secara struktural merupakan turunan tirosin dengan gugus amino tergantikan oleh gugus hidroksil. Senyawa ini dikenal sebagai metabolit yang muncul pada jalur katabolisme tirosin dan sebagai produk transformasi mikroba di saluran cerna, sehingga sering ditemui dalam kajian metabolomik dan penelitian mikrobiom. Sebagai building block non-heterosiklik, bahan ini juga bermanfaat dalam sintesis organik karena membawa tiga gugus fungsi berbeda pada satu kerangka molekul yang ringkas dan mudah ditangani.
Karakteristik yang membuatnya dipilih peneliti adalah kombinasi gugus fenol, alkohol sekunder, dan asam karboksilat yang memungkinkan reaksi selektif bertahap serta pembentukan turunan ester, eter, dan amida. Struktur fenolnya memberikan kemampuan mendonorkan atom hidrogen, dasar dari aktivitas antioksidan yang banyak diteliti pada senyawa golongan ini. Bentuk rasemat DL membuat bahan lebih ekonomis dan sesuai bagi percobaan yang tidak menuntut kemurnian optik, misalnya kalibrasi analisis total atau sintesis yang diakhiri resolusi kiral. Senyawa umumnya berupa serbuk kristal putih hingga hampir putih yang larut baik dalam air, etanol, dan metanol.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada penelitian pangan fermentasi, probiotik, dan mikrobiom yang berkembang di banyak universitas serta lembaga riset nasional, karena metabolit ini kerap dilaporkan sebagai penanda aktivitas bakteri asam laktat. Laboratorium biokimia klinis juga memerlukannya sebagai standar dalam profil metabolit urin. Kemasan seratus miligram sesuai untuk penyiapan deret larutan standar, sementara kemasan satu gram mendukung penelitian berulang dan pekerjaan sintesis kecil.
- Standar analisis metabolomik: dipakai sebagai senyawa acuan untuk mengukur kadar metabolit turunan tirosin dalam urin, plasma, maupun media kultur mikroba.
- Penelitian mikrobiom dan probiotik: metabolit ini menjadi penanda aktivitas bakteri asam laktat sehingga berguna untuk mengevaluasi kinerja kultur starter fermentasi.
- Bahan awal sintesis organik: tiga gugus fungsi yang berbeda memberi fleksibilitas membangun ester, eter, maupun amida turunan fenilaktat secara bertahap dan selektif.
- Uji aktivitas antioksidan: cincin fenol yang mampu mendonorkan hidrogen menjadikannya senyawa model pada pengujian penangkapan radikal bebas secara in vitro.
- Kajian enzimologi: senyawa ini dipakai sebagai substrat atau produk acuan untuk menelaah kerja dehidrogenase dan enzim lain pada jalur metabolisme tirosin.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 306-23-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | serbuk atau padatan kristal, putih hingga hampir putih |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya |
Simpan senyawa ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; gugus fenol dapat teroksidasi perlahan bila terpapar udara lembap dalam jangka panjang, sehingga penyimpanan di lemari pendingin atau desikator dianjurkan untuk kemasan yang telah dibuka. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk. Gunakan spatula kering dan bersih, siapkan larutan standar dalam volume kecil, lalu simpan sebagai alikuot bila akan dipakai berulang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari terhirupnya serbuk halus selama penimbangan.
- Xu dkk. (2027). Discovery of novel key non-volatile metabolites linked to Lactiplantibacillus plantarum in pickled chili peppers fermentation: DL-p-hydroxyphenyllactic acid, 3-phenyllactic acid, catechol, and acetylcholine. Journal of Future Foods doi:10.1016/j.jfutfo.2025.02.011
- Hughes dkk. (2022). Method development and validation for analysis of phenylalanine, 4‐hydroxyphenyllactic acid and 4‐hydroxyphenylpyruvic acid in serum and urine. JIMD Reports doi:10.1002/jmd2.12287
- Skrypnik dkk. (2025). Lactiplantibacillus plantarum, Duodenal Hydroxyphenyllactic Acid and Iron: Insights from a Rat Model of a High-Fat Iron-Deficient Diet. Nutrients doi:10.3390/nu17213454
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

