L-(-)-3-Phenyllactic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk membangun struktur molekuler yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis chiral. Sebagai chiral building block, senyawa ini menjadi bahan baku penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki sifat spesifik, seperti obat atau bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memperoleh produk dengan struktur asimetris yang diinginkan.
L-(-)-3-Phenyllactic Acid memiliki struktur kimia yang kompleks dengan gugus fenil dan asam laktat, yang memberikan sifat reaktivitas tinggi. Senyawa ini memiliki sifat optik aktif, yaitu mampu memutar cahaya polarisasi, yang membuatnya sangat relevan dalam sintesis asimetris. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih untuk memastikan keakuratan dan konsistensi dalam proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia makanan. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk memperoleh senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti antifungal atau antibakteri. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal memudahkan peneliti dalam melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan baku chiral.
- Sintesis senyawa asimetris untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan aktif farmasi dengan aktivitas spesifik
- Penelitian tentang efek biologis senyawa chiral
- Pengujian struktur molekuler dalam analisis kimia organik
- Produksi bahan kimia industri yang membutuhkan struktur asimetris
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 20312-36-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung |
L-(-)-3-Phenyllactic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi, sehingga penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Wu dkk. (2019). Effect of 3-Phenyllactic Acid and 3-Phenyllactic Acid-Producing Lactic Acid Bacteria on the Characteristics of Alfalfa Silage. Agriculture doi:10.3390/agriculture10010010
- TEKEWE (2008). Development and validation of HPLC method for the resolution of drug intermediates: dl-3-Phenyllactic acid, dl-O-acetyl-3-phenyllactic acid and (±)-mexiletine acetamide enantiomers. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2007.11.004
- Tsuji dkk. (2008). Synthesis, physical properties, and crystallization of optically active poly(L‐phenyllactic acid) and poly(L‐phenyllactic acid‐co‐L‐lactic acid). Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.28986
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

