TCI H0543 Polyethylene Glycol 300 adalah polieter berbobot molekul rendah yang tersusun dari satuan berulang etilena oksida dengan gugus hidroksil di kedua ujung rantai. Angka tiga ratus pada namanya menunjukkan rata-rata bobot molekul kelas produk ini, yang menempatkannya pada rentang cair di suhu ruang. Di laboratorium, PEG 300 dipakai sebagai pelarut pembantu, pembawa formulasi, pelumas dan pembasah, serta sebagai bahan awal pada kimia PEGilasi, yaitu penempelan rantai polietilena glikol pada molekul obat, peptida, protein, atau permukaan material.
Sifat yang menjadikannya sangat berguna adalah kelarutannya yang menyeluruh dalam air dan banyak pelarut organik polar, tekanan uap yang rendah, serta sifatnya yang tidak mudah menguap dan relatif lembam secara kimia. Gugus hidroksil terminal memberikan titik reaksi untuk esterifikasi, eterifikasi, atau aktivasi menjadi turunan reaktif yang dipakai dalam konjugasi biomolekul. PEG 300 juga dikenal mampu meningkatkan kelarutan senyawa yang sukar larut air, sehingga banyak dipakai dalam penyiapan larutan uji pada penelitian farmakologi. Seperti polietilena glikol lainnya, bahan ini bersifat higroskopis dan akan menyerap uap air bila dibiarkan terbuka.
Di Indonesia, PEG 300 banyak digunakan laboratorium farmasi, kosmetika, dan bioteknologi, baik untuk penelitian formulasi sediaan cair maupun sebagai medium pelarut pada uji aktivitas biologis. Laboratorium kimia material memakainya sebagai pelarut, templat, atau bahan pemodifikasi dalam sintesis nanopartikel. Kemasan dua puluh lima gram sesuai untuk percobaan penjajakan dan penyiapan formula kecil, sedangkan kemasan lima ratus gram mendukung kegiatan formulasi maupun praktikum yang berlangsung rutin.
- Pelarut pembantu untuk senyawa sukar larut: PEG 300 meningkatkan kelarutan bahan hidrofobik sehingga larutan uji tetap homogen pada percobaan farmakologi dan penapisan aktivitas biologis.
- Bahan awal kimia PEGilasi: gugus hidroksil terminal dapat diaktifkan menjadi turunan reaktif untuk menempelkan rantai PEG pada protein, peptida, maupun nanopartikel.
- Pembawa dan basis formulasi: sifatnya yang tidak mudah menguap dan bercampur air menjadikannya komponen umum pada penelitian sediaan cair maupun semi padat.
- Templat dan penstabil sintesis nanomaterial: rantai polietilena glikol membantu mengendalikan pertumbuhan partikel dan mencegah penggumpalan pada dispersi koloid.
- Pelumas dan pembasah peralatan laboratorium: sifat licin dan lembamnya berguna untuk mengurangi gesekan pada sambungan serta membantu pembasahan permukaan uji.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 25322-68-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > PEGylation |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | cairan kental tidak berwarna hingga hampir tidak berwarna pada suhu ruang, higroskopis |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik |
Simpan PEG 300 dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta oksidator kuat. Karena bahan ini higroskopis, tutup kembali wadah segera setelah penuangan agar kadar air tidak meningkat dan memengaruhi hasil formulasi maupun reaksi. Wadah kaca atau plastik bermutu baik dapat digunakan; gunakan pipet dan gelas ukur kering untuk mencegah kontaminasi. Meskipun tergolong bahan berisiko rendah, tetap kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tumpahan bersifat sangat licin, maka segera serap dengan bahan penyerap lalu bersihkan lantai dengan air sabun agar tidak membahayakan pengguna lain.
- Zafarani-Moattar dkk. (2020). Thermodynamic and transport investigation of aqueous solutions containing choline L-histidinate and some water soluble polymers such as polyethylene glycol di methyl ether, polyethylene glycol and polypropylene glycol: Evaluation of solute-solvent interactions and phase forming ability. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2019.112324
- (2019). Research on Polyethylene Glycol, Crosslinked Polyethylene Glycol & Polyethylene Glycol Chitosan Conjugate Coating for Biomedical Application. International Journal of Recent Technology and Engineering doi:10.35940/ijrte.b1370.0982s1119
- Niu dkk. (2013). Solubility of dilute SO2 in 1,4-dioxane, 15-crown-5 ether, polyethylene glycol 200, polyethylene glycol 300, and their binary mixtures at 308.15K and 122.66kPa. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2013.01.008
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
