Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 18829-55-5

trans-2-Heptenal TCI H0579

trans-2-Heptenal TCI H0579

Identitas Kimia

No. CAS
18829-55-5
Rumus molekul
C7H12O
Berat molekul
112.17 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(E)-hept-2-enal
SMILES
CCCCC=CC=O
InChIKey
NDFKTBCGKNOHPJ-AATRIKPKSA-N
MDL
MDL00007010
PubChem
CID 5283316
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

trans-2-Heptenal adalah aldehida tak jenuh berantai tujuh karbon dengan ikatan rangkap terkonjugasi pada posisi alfa-beta terhadap gugus karbonil. Senyawa ini hadir secara alami sebagai komponen aroma pada berbagai bahan pangan dan juga dikenal sebagai salah satu produk oksidasi lipid, sehingga peranannya di laboratorium bercabang dua: sebagai balok penyusun sintesis organik dan sebagai senyawa acuan dalam analisis flavor serta kajian kerusakan oksidatif minyak dan lemak. Bentuknya berupa cairan yang dikemas dalam volume kecil sesuai pola pemakaian di bangku laboratorium.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah sistem enal terkonjugasi yang reaktif secara elektrofilik pada dua posisi sekaligus, yaitu pada karbon karbonil dan pada karbon beta. Dualitas ini membuka jalan bagi adisi 1,2 maupun adisi konjugat 1,4, sehingga ahli sintesis dapat mengarahkan reaksi sesuai nukleofil dan kondisi yang dipakai. Geometri trans yang terdefinisi juga penting karena banyak reaksi lanjutan mempertahankan konfigurasi tersebut pada produk akhir. Rantai heptenal yang cukup panjang memberi sifat lipofilik yang berguna saat senyawa target perlu menyerupai fragmen lipid alami.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dicari oleh kelompok riset kimia organik sintesis di perguruan tinggi, laboratorium teknologi pangan yang menelaah profil aroma minyak goreng dan produk perikanan, serta laboratorium yang mengembangkan metode analisis penanda oksidasi lipid. Ketersediaan kemasan 5 mL dan 25 mL memudahkan penyesuaian dengan skala kerja, baik untuk pembuatan deret standar dalam analisis instrumental maupun untuk reaksi sintesis skala milimol yang lazim pada penelitian tesis dan disertasi.

  • Adisi konjugat dan reaksi Michael, karena sistem enal terkonjugasi menerima nukleofil pada posisi beta sehingga memperpanjang rantai karbon secara terkendali dan efisien.
  • Reaksi olefinasi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons, sebab gugus aldehida bebasnya mudah dikondensasikan menjadi diena terkonjugasi untuk keperluan sintesis senyawa poliena.
  • Standar analisis aroma dengan kromatografi gas, karena senyawa ini merupakan komponen flavor yang lazim ditemui pada minyak nabati dan produk hewani.
  • Kajian oksidasi lipid pada penelitian pangan, sebab aldehida tak jenuh seperti ini menjadi penanda tahap lanjut degradasi asam lemak tak jenuh ganda.
  • Sintesis senyawa heterosiklik dan prekursor bioaktif, karena gugus karbonil reaktifnya mudah dikondensasikan dengan amina, hidrazin, maupun pereaksi bernukleofil nitrogen lainnya.

Merek TCI
Nomor CAS 18829-55-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 mL, 25 mL
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan sejuk, tertutup rapat, terlindung cahaya, sesuai anjuran pada label produsen

Aldehida tak jenuh cenderung peka terhadap udara dan cahaya serta dapat terpolimerisasi bila disimpan sembarangan, sehingga wadah sebaiknya ditutup rapat, disimpan di tempat sejuk dan gelap, serta dijauhkan dari sumber panas maupun bahan pengoksidasi. Gunakan botol kaca amber asli pabrikan dan pertimbangkan pemberian gas inert pada ruang kosong wadah setelah pengambilan. Bekerja di lemari asam sangat dianjurkan karena uapnya berbau tajam dan dapat mengiritasi mata serta saluran pernapasan. Gunakan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta sediakan bahan penyerap untuk mengantisipasi tumpahan.

—