Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3597-91-9

4-Hydroxymethylbiphenyl TCI H0608

4-Hydroxymethylbiphenyl TCI H0608

Identitas Kimia

Nama lain
Biphenyl-4-methanol · 4-Phenylbenzyl Alcohol
No. CAS
3597-91-9
PubChem
CID 19186·SID 87570985
Rumus molekul
C13H12O
Berat molekul
184.24 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(4-phenylphenyl)methanol
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=CC=C(C=C2)CO
InChIKey
AXCHZLOJGKSWLV-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004660
Harga reguler Rp 1.670.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.670.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0608 4-Hydroxymethylbiphenyl adalah alkohol benzilik yang dibangun di atas kerangka bifenil, yakni dua cincin benzena yang terhubung langsung dengan gugus hidroksimetil pada posisi para. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun untuk menyiapkan senyawa berkerangka bifenil yang banyak dijumpai pada material fungsional, kristal cair, dan berbagai kandidat obat. Gugus hidroksimetilnya memberikan satu titik reaktif yang bersih dan mudah dikendalikan, sehingga peneliti dapat mengubahnya menjadi halida, aldehida, asam karboksilat, ester, atau eter sesuai kebutuhan jalur sintesis yang sedang dikerjakan.

Karakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah rigiditas dan sifat elektronik kerangka bifenil. Dua cincin aromatik yang terkonjugasi menghasilkan struktur memanjang dan kaku yang menguntungkan bagi perancangan molekul mesogenik serta material optoelektronik. Kerangka bifenil juga memberikan serapan ultraviolet dan sering kali sifat fluoresensi yang berguna untuk pemantauan reaksi maupun karakterisasi produk. Sementara itu, alkohol benziliknya cukup reaktif untuk dikonversi pada kondisi ringan namun tetap stabil selama penyimpanan biasa, sehingga senyawa ini praktis dipakai sebagai bahan awal maupun sebagai penghubung pada kimia fase padat.

Di Indonesia, senyawa ini umum digunakan kelompok riset kimia organik sintetik, laboratorium kimia material yang mengembangkan bahan kristal cair dan polimer aromatik, serta unit penelitian farmasi yang membangun pustaka senyawa berbasis bifenil. Kemasan 25 g merupakan ukuran yang praktis untuk skala penelitian, memungkinkan pelaksanaan beberapa seri reaksi optimasi sekaligus tanpa perlu menyimpan bahan dalam jumlah yang berlebihan di gudang laboratorium.

  • Bahan awal sintesis turunan bifenil, karena gugus hidroksimetilnya dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi lain melalui reaksi yang telah mapan dan mudah direproduksi.
  • Pembuatan penghubung pada sintesis fase padat, sebab alkohol benzilik pada kerangka aromatik merupakan motif umum untuk menambatkan molekul pada resin pendukung.
  • Penelitian material kristal cair, mengingat kerangka bifenil yang kaku dan memanjang merupakan inti mesogenik klasik pada perancangan senyawa pembentuk fase kristal cair.
  • Sintesis senyawa antara farmasi, karena motif bifenil hadir pada banyak kerangka obat sehingga bahan ini mempersingkat jalur menuju analog yang ingin diuji.
  • Prekursor 4-fenilbenzaldehida dan asam terkait, sebab oksidasi terkendali gugus hidroksimetil menghasilkan aldehida atau asam karboksilat yang berguna untuk kondensasi lanjutan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 3597-91-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat sesuai keterangan label kemasan

Simpan padatan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari kelembapan serta sinar matahari langsung. Gunakan spatula bersih dan kering pada setiap penimbangan untuk menjaga kemurnian bahan dan mencegah kontaminasi silang. Hindari pembentukan debu berlebih saat menuang, dan lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau lemari asam bila bahan berbentuk serbuk halus. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Jauhkan dari oksidator kuat serta asam kuat, dan tutup kembali wadah segera setelah digunakan.

—