TCI H0610 1-Hexadecene adalah alfa-olefin rantai lurus dengan enam belas atom karbon dan ikatan rangkap terminal pada ujung rantai. Di laboratorium, senyawa ini memiliki dua peran utama yang sama pentingnya. Pertama, sebagai pelarut bertitik didih tinggi dan tidak berkoordinasi kuat, yang banyak dipakai pada sintesis nanokristal serta reaksi suhu tinggi. Kedua, sebagai bahan pembangun hidrokarbon murni yang menyediakan ikatan rangkap terminal reaktif untuk berbagai transformasi, mulai dari hidroformilasi dan epoksidasi hingga metatesis olefin dan hidrosililasi. Kemurnian tingkat reagen penting agar hasil percobaan tidak terganggu pengotor olefin isomerik.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah rantai alkil panjangnya yang sangat hidrofobik dipadukan dengan ikatan rangkap terminal yang jauh lebih reaktif dibanding ikatan rangkap internal. Titik didihnya yang tinggi memungkinkan reaksi dijalankan pada suhu tinggi dalam sistem terbuka tanpa kehilangan pelarut secara cepat, sementara sifatnya yang nonpolar membuatnya tidak mengganggu banyak katalis organologam. Pada sintesis titik kuantum dan nanopartikel, sifat-sifat ini menjadikannya medium reaksi yang sangat lazim digunakan. Sebagai alfa-olefin dengan panjang rantai yang terdefinisi jelas, senyawa ini juga berguna sebagai bahan pembanding pada analisis kromatografi gas untuk deret homolog hidrokarbon.
Di Indonesia, senyawa ini dipakai laboratorium nanomaterial dan kimia material, laboratorium katalisis di perguruan tinggi dan lembaga riset energi, serta laboratorium analisis minyak dan petrokimia. Tersedia dalam kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL, sehingga laboratorium dapat memilih ukuran yang sesuai antara kebutuhan analisis skala kecil dan pemakaian sebagai pelarut reaksi yang menuntut volume lebih besar.
- Pelarut suhu tinggi pada sintesis nanokristal dan titik kuantum, karena titik didihnya tinggi dan sifat koordinasinya lemah sehingga tidak mengganggu pertumbuhan partikel.
- Substrat model reaksi hidroformilasi dan hidrosililasi, sebab ikatan rangkap terminalnya reaktif dan memberikan produk yang mudah dianalisis untuk menilai kinerja katalis.
- Penelitian metatesis olefin, mengingat alfa-olefin rantai panjang merupakan substrat baku untuk mengukur aktivitas dan selektivitas katalis metatesis generasi baru.
- Bahan pembanding kromatografi gas, karena panjang rantainya terdefinisi jelas sehingga membantu kalibrasi waktu retensi pada analisis deret homolog hidrokarbon.
- Sintesis surfaktan dan bahan pelumas, sebab rantai hidrofobik panjangnya dapat difungsionalisasi menjadi ekor nonpolar pada molekul amfifilik maupun aditif pelumas.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 629-73-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL, 100 mL, dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik dalam wadah tertutup rapat sesuai keterangan label |
Simpan cairan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, dan sinar matahari langsung. Karena bersifat olefin, bahan ini dapat mengalami oksidasi perlahan bila sering terpapar udara, sehingga botol sebaiknya ditutup rapat segera setelah penuangan dan bila perlu diberi atmosfer gas inert untuk pemakaian jangka panjang. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta lakukan penuangan di lemari asam. Jauhkan dari oksidator kuat.
- De (1996). Contact Allergy to Polyvinylpyrrolidone/Hexadecene Copolymer Previously Reported. Dermatitis doi:10.1097/01206501-199612000-00026
- (2006). 1-Hexadecene. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut433
- Scheman dkk. (1998). Contact allergy to PVP/hexadecene copolymer. Contact Dermatitis doi:10.1111/j.1600-0536.1998.tb05899.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
