TCI H0820 Methyl 4-(2-Hydroxyethoxy)benzoate adalah ester metil dari asam benzoat yang pada posisi para membawa rantai 2-hidroksietoksi. Dengan kata lain, molekul ini menggabungkan dua gugus fungsi berbeda pada satu kerangka aromatik: ester di satu ujung dan alkohol primer di ujung lainnya. Di laboratorium, bahan seperti ini berperan sebagai blok bangunan bifungsional yang sangat praktis, karena peneliti dapat mengerjakan satu gugus terlebih dahulu lalu gugus lainnya pada tahap berikutnya, sehingga rangkaian sintesis dapat disusun secara bertahap dan terkendali.
Karakteristik yang menjadikannya pilihan menarik adalah perbedaan reaktivitas antara alkohol primer dan ester metil aromatik. Alkohol primer terbuka dan relatif tidak terhalang sehingga mudah diesterifikasi, dietherifikasi, diubah menjadi gugus pergi, atau dipakai sebagai titik tumpu pada reaksi Mitsunobu. Sementara itu, ester metilnya dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau ditransesterifikasi bila diperlukan. Jembatan etilenaoksi juga menyumbang fleksibilitas dan sedikit karakter hidrofilik pada molekul hasil, sesuatu yang sering diinginkan pada perancangan spacer, linker, maupun segmen lunak pada material polimer.
Laboratorium di Indonesia biasanya memakai bahan ini pada riset kimia organik sintetik, kimia polimer, serta pengembangan bahan antara farmasi dan material. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan: ukuran kecil untuk penjajakan kondisi reaksi dan optimasi, sedangkan ukuran lebih besar mendukung sintesis berulang saat metode sudah mapan dan peneliti perlu menyiapkan bahan antara dalam jumlah memadai untuk beberapa tahap lanjutan.
Produk TCI terkait
- TCI H0859 22042-73-5 4-(2-Hydroxyethoxy)benzaldehyde
- TCI H0858 60345-97-3 3-(2-Hydroxyethoxy)benzaldehyde
- TCI H0857 22042-72-4 2-(2-Hydroxyethoxy)benzaldehyde
- TCI H0730 163451-82-9 4-(2-Hydroxyethoxy)salicylic Acid
- TCI H1910 94-33-7 2-Hydroxyethyl Benzoate
- TCI A3163 59278-00-1 (2-Acetoxyethoxy)methyl Acetate
- Sintesis linker dan spacer bifungsional, karena molekul ini menyediakan dua gugus dengan reaktivitas berbeda sehingga penyambungan dua fragmen dapat dikerjakan bertahap.
- Pembuatan monomer untuk poliester, sebab kombinasi gugus hidroksil dan ester memungkinkan senyawa ini masuk langsung ke reaksi polikondensasi maupun transesterifikasi.
- Modifikasi gugus hidroksil melalui reaksi Mitsunobu atau tosilasi, memanfaatkan alkohol primer yang tidak terhalang secara sterik sehingga konversinya berlangsung efisien.
- Bahan antara sintesis senyawa bioaktif berbasis benzoat, di mana ester metil dapat dihidrolisis pada tahap akhir untuk memperoleh asam karboksilat bebas.
- Penyiapan material fungsional dengan segmen etilenaoksi, karena jembatan eter pendek menambah fleksibilitas rantai dan memperbaiki keterbasahan produk akhir.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3204-73-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan (dikemas berdasarkan bobot) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauhkan dari kelembapan |
Simpan di dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun cahaya matahari langsung. Kelembapan perlu dihindari karena air dapat memicu hidrolisis gugus ester secara perlahan dan membuat padatan menggumpal. Timbang menggunakan sudip kering dan bersih, lalu tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Jauhkan dari basa kuat dan asam kuat yang dapat mempercepat penguraian ester. Gunakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium selama penanganan, serta ikuti petunjuk pada label dan lembar data keselamatan bahan dari pemasok.
—
