Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 629-80-1

Hexadecanal TCI H1296

Hexadecanal TCI H1296

Identitas Kimia

No. CAS
629-80-1
PubChem
CID 984·SID 125307920
Rumus molekul
C16H32O
Berat molekul
240.42 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
hexadecanal
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCC=O
InChIKey
NIOYUNMRJMEDGI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 7.261.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 7.261.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1296 Hexadecanal, yang juga dikenal sebagai palmitaldehida, adalah aldehida lemak jenuh berantai lurus dengan enam belas atom karbon. Senyawa ini merupakan salah satu aldehida lemak paling penting secara biologis karena terbentuk dari penguraian plasmalogen dan sfingolipid di dalam sel, sehingga sering dijadikan analit sasaran maupun senyawa acuan dalam penelitian metabolisme lipid. Di laboratorium, perannya mencakup bahan baku sintesis turunan lipid, standar pada pengembangan metode analisis, serta senyawa uji dalam kajian biokimia membran dan komunikasi kimia antarorganisme.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah panjang rantai C16 yang setara dengan asam palmitat, lipid paling melimpah pada banyak sistem biologis, sehingga hasil percobaan mudah dihubungkan dengan kondisi fisiologis yang nyata. Rantai hidrokarbon panjangnya bersifat sangat hidrofobik dan larut baik dalam pelarut organik nonpolar, sedangkan gugus aldehida terminalnya reaktif terhadap amina, hidrazin, dan reagen organologam, sehingga terbuka untuk berbagai transformasi kimia. Reaktivitas inilah yang membuat senyawa ini berguna untuk menyiapkan basa Schiff, alkohol lemak hasil reduksi, maupun konjugat berlabel untuk pelacakan analitik.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, bahan ini dimanfaatkan pada riset biokimia, teknologi pangan, dan farmasi, misalnya untuk menelaah oksidasi lemak pada produk pangan berbasis minyak sawit, menyiapkan baku kerja analisis kromatografi, atau mengkaji peran aldehida lemak dalam sistem sel. Kemasan satu gram memadai untuk rangkaian percobaan skala penelitian dan pembuatan kurva kalibrasi.

  • Baku analisis kromatografi: dipakai menyusun kurva kalibrasi dan larutan verifikasi pada penentuan aldehida lemak dengan kromatografi gas maupun cair.
  • Riset metabolisme plasmalogen: menjadi produk acuan penguraian eter fosfolipid sehingga membantu menafsirkan data metabolomik pada sampel jaringan dan sel.
  • Studi oksidasi lipid pangan: berfungsi sebagai senyawa pembanding untuk mengenali produk degradasi lemak yang memengaruhi aroma dan mutu produk.
  • Sintesis basa Schiff dan konjugat lipid: gugus aldehida bereaksi dengan amina primer membentuk turunan untuk pelabelan maupun pembuatan bahan amfifil.
  • Penelitian komunikasi kimia: digunakan sebagai senyawa uji dalam kajian semiokimia rantai panjang pada serangga dan sistem biologis lainnya.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H1296
Nomor CAS 629-80-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik sesuai keterangan pada lembar data dan Certificate of Analysis resmi TCI
Penyimpanan disarankan pada suhu rendah dan terlindung cahaya serta udara, mengikuti anjuran label

Karena aldehida lemak mudah teroksidasi menjadi asam lemak yang bersesuaian, simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di lemari pendingin laboratorium sesuai anjuran produsen dan lindungi dari cahaya. Biarkan wadah menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan air pada permukaan bahan. Gunakan vial kaca amber dengan tutup bersisipan politetrafluoroetilena untuk larutan induk, dan bila memungkinkan gantikan udara di ruang kosong wadah dengan nitrogen atau argon. Lakukan penimbangan dan pelarutan di lemari asam dengan spatula kering, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Siapkan larutan kerja dalam volume kecil, beri label tanggal, dan hindari pemanasan berlebihan.

  • Pehlić dkk. (2024). Untargeted Urinary Volatilomics Reveals Hexadecanal as a Potential Biomarker for Preeclampsia. International Journal of Molecular Sciences doi:10.3390/ijms252212371
  • Dashti dkk. (2008). Potential of hexadecane-utilizing soil-microorganisms for growth on hexadecanol, hexadecanal and hexadecanoic acid as sole sources of carbon and energy. Chemosphere doi:10.1016/j.chemosphere.2007.06.052
  • Zhu dkk. (2022). The formation and transformation of hexadecanal influence on reaction pathway and activity in the palmitic acid hydrodeoxygenation over mesoporous ETS-10 supported Ni catalyst. Molecular Catalysis doi:10.1016/j.mcat.2022.112751

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.