6-Hydroxyhexyl Methacrylate (stabilized with MEHQ) adalah sebuah monomer kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi polimerisasi untuk menghasilkan senyawa polimer dengan struktur tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian bidang ilmu material dan kimia makromolekul. Sebagai monomer, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar untuk pembentukan polimer yang memiliki sifat tertentu, seperti kekuatan mekanik, kelarutan, atau respons terhadap lingkungan. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk mengembangkan bahan baru atau memodifikasi sifat bahan yang sudah ada.
6-Hydroxyhexyl Methacrylate memiliki struktur kimia yang unik, yaitu mengandung gugus hidroksil dan gugus methacrylate, yang memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia. Stabilisasi dengan MEHQ (methyl ethyl glycol) membantu mencegah degradasi atau reaksi tidak diinginkan selama penyimpanan dan penggunaan. Karakteristik ini membuat bahan ini lebih tahan terhadap oksidasi dan lebih aman dalam penggunaan jangka panjang.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian ilmu material, kimiawi, dan biomedis. Karena sifatnya yang stabil dan fleksibel, bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti yang ingin mengembangkan bahan baru atau memodifikasi sifat bahan polimer. Bahan ini juga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan presisi dan konsistensi dalam proses polimerisasi.
- Pembuatan polimer dengan struktur kompleks untuk aplikasi biomedis
- Pengembangan bahan komposit dengan sifat mekanik yang optimal
- Penelitian tentang reaktivitas monomer dalam kondisi tertentu
- Produksi bahan polimer yang responsif terhadap lingkungan
- Pengujian kinerja polimer dalam lingkungan kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13092-57-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Karena bersifat kimia, penggunaannya harus dilakukan di bawah pengawasan dan dalam lingkungan laboratorium yang aman. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.
—
