4-Iodobenzoyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi coupling untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai bahan pembangun (building block), senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
4-Iodobenzoyl Chloride memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia. Kehadiran iod pada posisi aromatik memberikan sifat reaktivitas yang unik, memungkinkan senyawa ini berperan sebagai substrat dalam reaksi substitusi dan reaksi yang memerlukan penggantian iod dengan gugus lain. Karena sifat tersebut, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan ahli kimia.
Di laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan untuk keperluan penelitian dan pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian terkait sintesis senyawa dengan aktivitas biologis. Dengan sifat kimia yang spesifik, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk berbagai eksperimen kimia yang memerlukan bahan dasar yang fleksibel dan reaktif.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi iod
- Reaksi coupling untuk menghasilkan senyawa heterosiklik
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Eksperimen kimia yang memerlukan bahan dasar dengan struktur aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1711-02-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Iodobenzoyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber cahaya dan panas. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan stabilitas bahan dan mengurangi risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan dalam laboratorium.
- Es-said dkk. (2019). Esterification optimization of cellulose with p-Iodobenzoyl chloride using experimental design method. Journal of Polymer Research doi:10.1007/s10965-019-1862-x
- Campbell dkk. (2010). Preparation of Isoindolones by a Lithium-Iodide Exchange-Induced Intramolecular Wurtz-Fittig Reaction of o-Iodobenzoyl Chloride/Imine Adducts. Synlett doi:10.1055/s-0030-1259061
- Cho dkk. (1999). ChemInform Abstract: Synthesis of Spiroisoindolinones by Palladium‐Catalyzed Heterocyclization of 2‐Iodobenzoyl Chloride with Ketimines.. ChemInform doi:10.1002/chin.199931141
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
