4-Iodobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau rantai karbon kompleks. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki struktur dasar asam benzoat dengan substitusi iod pada posisi meta, sehingga memberikan sifat reaktivitas yang tinggi. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan material baru, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi nukleofilik, reaksi Diels-Alder, dan reaksi coupling.
Karakteristik utama 4-Iodobenzoic Acid adalah keberadaan iod yang memberikan sifat elektron-defisit, sehingga mempercepat reaksi kimia tertentu. Selain itu, struktur molekulnya yang stabil dan mudah dikenali membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen laboratorium. Senyawa ini juga memiliki titik leleh yang jelas dan kemurnian tinggi, sehingga memudahkan proses identifikasi dan pemrosesan.
Di laboratorium Indonesia, 4-Iodobenzoic Acid digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, serta studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan akademis dan industri, terutama di institusi penelitian yang fokus pada sintesis senyawa kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi material polimer
- Studi reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 619-58-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Iodobenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Penggunaan bahan ini harus dilakukan di dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja bersih dan terhindar dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau korosif.
- Liu dkk. (2013). Preparation, thermodynamic property and antimicrobial activity of some rare-earth (III) complexes with 3-bromo-5-iodobenzoic acid and 1,10-phenanthroline. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2013.07.020
- Tan dkk. (1994). Thermodynamic study of the three isomers of iodobenzoic acid. Thermochimica Acta doi:10.1016/0040-6031(94)80012-x
- (2007). Oxidation of Alcohols with RuCl3 andm-Iodobenzoic Acid. Synfacts doi:10.1055/s-2007-968527
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
