2',3'-O-Isopropylideneguanosine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biokimia dan bioteknologi untuk berbagai eksperimen yang melibatkan interaksi molekuler dan sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa turunan guanosin, yang memiliki aplikasi dalam pengembangan obat, analisis biokimia, dan penelitian genetik. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat diandalkan dalam berbagai kondisi eksperimen.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks, dengan dua gugus isopropiliden yang menghubungkan dua atom oksigen pada posisi 2' dan 3' dari molekul guanosin. Struktur ini memberikan kestabilan kimia yang tinggi, sehingga memungkinkan senyawa ini digunakan dalam kondisi reaksi yang beragam. Selain itu, senyawa ini tidak mudah terdegradasi, sehingga memperpanjang masa simpan dan keandalan hasil eksperimen. Karena sifat ini, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi dan konsistensi.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam institusi penelitian dan pendidikan tinggi, terutama dalam bidang biokimia dan bioteknologi. Banyak laboratorium lokal yang memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik, analisis molekuler, dan pengembangan produk farmasi. Ketersediaan dan kualitas bahan ini memastikan bahwa peneliti dapat menjalankan eksperimen secara efektif dan efisien, sesuai dengan standar ilmiah yang berlaku di Indonesia.
- Penelitian sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan bahan baku stabil
- Eksperimen biokimia untuk analisis interaksi molekuler dan aktivitas enzimatik
- Pengembangan obat dan senyawa farmakologis melalui modifikasi struktur nukleosida
- Penelitian genetik dan bioteknologi untuk studi struktur dan fungsi nukleotida
- Analisis kimia untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa dalam sampel biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 362-76-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam ruangan yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah penguapan atau kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani senyawa ini, serta pastikan area kerja memiliki ventilasi yang memadai untuk mengurangi risiko paparan.
- Meier dkk. (2007). 2-N,5′-Di-O-acetyl-2′,3′-O-isopropylideneguanosine monohydrate. Acta Crystallographica Section E Structure Reports Online doi:10.1107/s1600536807038330
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
