N-Isopropylphthalimide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai substrat atau reaktan dalam berbagai proses kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan produk kimia dengan struktur tertentu yang dibutuhkan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk.
N-Isopropylphthalimide memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaktivitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan laboratorium. Karena ketersediaannya yang relatif luas dan kestabilannya, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, N-Isopropylphthalimide digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen kimia yang melibatkan sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan reaktivitas dan stabilitas tertentu.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan farmakologis
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi laboratorium
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan struktur tertentu
- Eksperimen kimia yang membutuhkan bahan baku stabil dan mudah tersedia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 304-17-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
N-Isopropylphthalimide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Saat mengambil atau menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan pernapasan. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan panas dan kelembapan berlebihan.
—
