6-(gamma,gamma-Dimethylallylamino)purine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang bioteknologi tanaman untuk mengatur pertumbuhan dan diferensiasi sel. Bahan ini sering ditemukan dalam media kultur tanaman, terutama dalam proses transformasi genetik dan diferensiasi sel. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk memengaruhi jalur metabolisme tertentu dalam tanaman, sehingga menjadi alat penting dalam penelitian bioteknologi.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk berikatan dengan protein tertentu dan memengaruhi ekspresi gen. Sifat ini membuatnya dipilih sebagai bahan aktif dalam media kultur yang dirancang untuk menghasilkan tanaman transgenik dengan sifat yang diinginkan. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian bioteknologi tanaman. Banyak institusi penelitian dan perguruan tinggi menggunakan bahan ini untuk mengembangkan varietas tanaman yang tahan terhadap hama, penyakit, atau kondisi lingkungan yang ekstrem. Ketersediaannya di pasar lokal juga mendukung penelitian yang berkelanjutan dan inovatif di bidang pertanian.
- Pengembangan media kultur tanaman untuk diferensiasi sel
- Penelitian transformasi genetik pada tanaman hias
- Pemeliharaan jaringan tanaman dalam kondisi tertentu
- Studi tentang regulasi gen pada tanaman transgenik
- Pengujian efektivitas senyawa pada pertumbuhan akar tanaman
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2365-40-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Molecular Biology > Plant Biotechnology |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Tempat penyimpanan yang ideal adalah dalam ruangan dengan suhu terkontrol dan kelembapan rendah. Saat mengambil bahan ini, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Zhang dkk. (2022). The Bayesian Posterior and Marginal Densities of the Hierarchical Gamma–Gamma, Gamma–Inverse Gamma, Inverse Gamma–Gamma, and Inverse Gamma–Inverse Gamma Models with Conjugate Priors. Mathematics doi:10.3390/math10214005
- Gurkanli (2024). Sensitivities on the anomalous quartic $$\gamma \gamma \gamma \gamma $$ and $$\gamma \gamma \gamma Z$$ couplings at the CLIC. The European Physical Journal C doi:10.1140/epjc/s10052-024-12428-y
- Lietti dkk. (2004). Testing non-commutative QED $\gamma\gamma\gamma$ and $\gamma\gamma\gamma\gamma$ couplings at LHC. The European Physical Journal C doi:10.1140/epjc/s2004-01777-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
