6-(gamma,gamma-Dimethylallylamino)purine Riboside adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan biologi molekuler. Senyawa ini termasuk dalam kategori nukleotida sintetik dan sering digunakan sebagai substrat atau modulator dalam reaksi enzimatik terkait DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa biologis atau sebagai bahan aktif dalam penelitian tentang mekanisme pengaturan gen.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks, dengan gugus purin yang berfungsi sebagai inti dasar dari nukleotida. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi dalam reaksi kimia. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik membuatnya mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti yang bekerja di bidang biologi molekuler, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian dari penelitian yang bertujuan memahami interaksi molekuler dan pengembangan obat baru. Karena kebutuhan akan bahan baku yang berkualitas, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan dan praktis di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Bahan bantu dalam sintesis senyawa biologis untuk penelitian farmakologi
- Substrat dalam reaksi enzimatik terkait metabolisme nukleotida
- Komponen dalam eksperimen modifikasi DNA dan RNA sintetik
- Bahan aktif dalam penelitian mekanisme pengaturan gen
- Alat bantu dalam karakterisasi struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7724-76-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Nukleic Acid Chemistry |
| Ukuran kemasan | 500mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan dalam ruangan dengan suhu kamar biasanya cukup. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat mengambil atau menangani bahan ini untuk menghindari paparan langsung.
- Zhang dkk. (2022). The Bayesian Posterior and Marginal Densities of the Hierarchical Gamma–Gamma, Gamma–Inverse Gamma, Inverse Gamma–Gamma, and Inverse Gamma–Inverse Gamma Models with Conjugate Priors. Mathematics doi:10.3390/math10214005
- Gurkanli (2024). Sensitivities on the anomalous quartic $$\gamma \gamma \gamma \gamma $$ and $$\gamma \gamma \gamma Z$$ couplings at the CLIC. The European Physical Journal C doi:10.1140/epjc/s10052-024-12428-y
- Lietti dkk. (2004). Testing non-commutative QED $\gamma\gamma\gamma$ and $\gamma\gamma\gamma\gamma$ couplings at LHC. The European Physical Journal C doi:10.1140/epjc/s2004-01777-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
