N2-Methylguanosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kimia biologi dan kimia asam nukleat. Bahan ini merupakan derivat dari guanosine, sebuah nukleotida yang merupakan komponen utama DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk studi struktur dan fungsi asam nukleat, serta dalam sintesis senyawa biologis kompleks. Karena sifat kimianya yang unik, N2-Methylguanosine juga digunakan dalam penelitian tentang modifikasi nukleotida dan pengembangan obat baru.
N2-Methylguanosine memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan modifikasi nukleotida. Senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik dan dapat diproses menggunakan teknik seperti kromatografi kolom dan spektroskopi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berinteraksi dengan enzim dan protein tertentu, yang menjadikannya bahan yang sangat relevan dalam penelitian biokimia.
Di laboratorium Indonesia, N2-Methylguanosine digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan genetika, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium riset universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada pengembangan obat dan modifikasi asam nukleat. Peneliti di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk memahami mekanisme biologis dan mengembangkan solusi medis inovatif.
- Digunakan dalam studi modifikasi nukleotida untuk memahami peran genetik dan fungsional DNA dan RNA.
- Cocok untuk sintesis senyawa biologis kompleks dalam pengembangan obat dan terapi gen.
- Dapat digunakan dalam penelitian enzim dan protein yang berinteraksi dengan nukleotida.
- Memiliki potensi dalam penelitian tentang pengaruh modifikasi kimia terhadap ekspresi gen.
- Berguna dalam analisis spektral untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa biologis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2140-77-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N2-Methylguanosine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan wadah tidak terbuka selama penggunaan dan simpan di area yang aman dari jangkauan anak-anak dan hewan. Penanganan yang tepat akan memastikan kestabilan dan kualitas bahan selama penggunaan di laboratorium.
- Petrosyan dkk. (2024). N2-methylguanosine and N2, N2-dimethylguanosine in cytosolic and mitochondrial tRNAs. Frontiers in RNA Research doi:10.3389/frnar.2024.1460913
- Bavi dkk. (2011). Conformational Preferences of Modified Nucleoside N2-methylguanosine (m2G) and Its Derivative N2, N2-dimethylguanosine (m 2 2 G) Occur at 26th Position (Hinge Region) in tRNA. Cell Biochemistry and Biophysics doi:10.1007/s12013-011-9233-1
- Ao dkk. (2022). RFhy-m2G: Identification of RNA N2-methylguanosine modification sites based on random forest and hybrid features. Methods doi:10.1016/j.ymeth.2021.05.016
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
