3-Methoxy-1,2-propanediol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk pembentukan senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting dalam proses modifikasi struktur molekul.
Karakteristik utama dari 3-Methoxy-1,2-propanediol termasuk kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, serta sifat polar yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi kimia tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 3-Methoxy-1,2-propanediol digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan industri bahan kimia. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa baru, uji kelayakan, dan pengembangan produk kimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi penggabungan molekul dalam pembuatan bahan kimia industri
- Uji kelayakan reaksi kimia dalam penelitian farmasi
- Modifikasi struktur molekul untuk aplikasi dalam bahan polimer
- Pengembangan senyawa aktif dalam bidang kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 623-39-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Methoxy-1,2-propanediol harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat polar dan dapat menyerap kelembapan, sehingga wadah harus rapat dan tidak terbuka. Dalam laboratorium, penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
