TCI

CAS 9004-67-5

Methyl Cellulose (7000-10000mPa.s, 2% in Water at 20deg C) TCI M0295

Methyl Cellulose (7000-10000mPa.s, 2% in Water at 20deg C) TCI M0295
Harga reguler Rp 530.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 530.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0295 Methyl Cellulose dengan viskositas 7000–10000 mPa.s (larutan 2% dalam air pada 20 °C) adalah eter selulosa nonionik dengan tingkat viskositas tertinggi dalam seri ini. Bahan ini ditujukan untuk percobaan yang menuntut kekentalan ekstrem, pembentukan gel yang kokoh, atau medium yang hampir tidak mengalir, dengan kandungan polimer yang tetap rendah. Sebagai polisakarida termodifikasi yang larut air, bahan ini relevan bagi penelitian glycoscience, material biopolimer, reologi, serta berbagai aplikasi biologi dan farmasi yang memerlukan matriks kental sebagai penyangga struktur maupun penghambat difusi.

Karakter paling menonjol adalah efisiensi pengentalan yang sangat besar. Konsentrasi kecil sudah menghasilkan larutan kental menyerupai sirup pekat atau gel lunak, dengan perilaku pseudoplastis yang jelas sehingga bahan masih dapat dipindahkan di bawah gaya geser lalu segera memulihkan kekentalannya. Gelasi termal yang reversibel tetap menjadi ciri khasnya, yakni mengental atau menggel saat dipanaskan dan kembali cair setelah didinginkan. Karena nonionik, larutannya relatif tahan terhadap perubahan kekuatan ion. Konsekuensinya, pelarutan memerlukan teknik yang tepat: dispersi awal dalam air panas dan pendinginan bertahap mutlak diperlukan untuk menghindari gumpalan.

Laboratorium di Indonesia memakai grade ini pada riset sediaan semisolid berkonsistensi tinggi, uji pelepasan terkendali, kajian tekstur pangan, serta percobaan yang memerlukan medium sangat kental untuk menahan gerak partikel dan sel. Kebutuhan bahan per percobaan biasanya kecil, sehingga kemasan 25 g sering memadai untuk riset, sementara 500 g mendukung pengujian berulang dengan keseragaman lot yang terjaga. Penyimpanan rapat sangat penting mengingat kelembapan udara yang tinggi.

  • Pembentukan gel kokoh berkonsentrasi rendah: efisiensi pengentalan yang sangat tinggi memungkinkan struktur gel terbentuk tanpa membebani formula dengan banyak polimer.
  • Medium sangat kental untuk uji pergerakan partikel dan sel: hambatan aliran yang besar memperlambat sedimentasi serta difusi sehingga pengamatan dapat dilakukan lebih lama.
  • Kajian pelepasan terkendali dan difusi zat terlarut: matriks berkekentalan tinggi menahan perpindahan molekul sehingga profil pelepasan menjadi lambat dan mudah dibandingkan antar formula.
  • Penstabil suspensi berat dan emulsi sulit: viskositas besar praktis menghentikan pengendapan partikel padat maupun penggabungan tetesan selama masa penyimpanan sampel.
  • Percobaan reologi polimer dan kalibrasi rentang atas viskometer: nilai viskositas yang tinggi dan terdefinisi berguna sebagai pembanding pada pengukuran cairan kental.

Merek TCI
Nomor CAS 9004-67-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik serbuk atau granul berwarna putih hingga hampir putih
Penyimpanan wadah tertutup rapat, ruang sejuk dan kering, terlindung dari uap air

Simpan wadah tertutup rapat pada ruang penyimpanan yang sejuk, kering, dan berventilasi memadai, terpisah dari bahan pengoksidasi kuat serta terhindar dari panas dan sinar matahari langsung. Serbuk bersifat higroskopis dan grade ini paling rentan menggumpal karena kekentalannya yang tinggi, sehingga wadah hanya dibuka sesingkat mungkin saat penimbangan. Gunakan sudip bersih dan kering, serta jangan mengembalikan sisa ke wadah induk. Pakai sarung tangan, jas laboratorium, pelindung mata, dan masker debu. Pelarutan dilakukan dengan mendispersikan serbuk dalam air panas sambil diaduk kuat, lalu didinginkan perlahan, bila perlu didiamkan semalam agar hidrasi sempurna. Tumpahan dibersihkan secara kering karena sangat licin bila basah.

  • Debeaufort dkk. (1995). Methyl cellulose-based edible films and coatings I. Effect of plasticizer content on water and 1-octen-3-ol sorption and transport. Cellulose doi:10.1007/bf00813018
  • Frohoff-Hülsmann dkk. (1999). Aqueous ethyl cellulose dispersion containing plasticizers of different water solubility and hydroxypropyl methyl-cellulose as coating material for diffusion pellets II: properties of sprayed films. European Journal of Pharmaceutics and Biopharmaceutics doi:10.1016/s0939-6411(99)00023-5
  • Wang dkk. (2022). Nano-silica/hydroxypropyl methyl cellulose nanocomposite polymer thickener for excellent 240 °C sedimentation control performance of water-based drilling fluid. Cellulose doi:10.1007/s10570-022-04940-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.