(4-Methoxycinnamaldehyde) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur yang terdiri dari gugus aldehida dan gugus metoksil, yang memberikan sifat reaktif dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional lainnya. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) dalam reaksi kimia seperti kondensasi, substitusi, atau reaksi oksidasi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan senyawa dengan struktur kompleks dan fleksibel.
Bahan ini memiliki aroma yang khas dan berwarna cairan jernih. Sifat kimianya yang stabil dalam kondisi tertentu memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi tanpa mengalami degradasi berlebihan. Daya reaktivanya tinggi membuat senyawa ini cocok untuk reaksi yang memerlukan kecepat dan presisi. Selain itu, kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai substrat memberikan fleksibilitas dalam desain senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal membuat senyawa ini mudah diakses oleh para peneliti yang membutuhkan bahan dasar kimia berkualitas.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi oksidasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur lebih kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk industri kosmetik dan farmasi
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pengembangan senyawa dengan sifat antioksidan dan antimitotik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24680-50-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktifnya, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan bahan kimia berlebihan atau bahan yang bersifat oksidatif. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama periode penggunaan.
- Wang dkk. (2009). 4-Methoxycinnamaldehyde inhibited human respiratory syncytial virus in a human larynx carcinoma cell line. Phytomedicine doi:10.1016/j.phymed.2009.02.016
- Yamakawa dkk. (2011). 2-Methoxycinnamaldehyde inhibits tumor angiogenesis by suppressing Tie2 activation. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/j.bbrc.2011.10.053
- Li dkk. (2025). A Green and Efficient Synthesis of 3-Hydroxy-4-methoxycinnamaldehyde via a Calcium Oxide–Ethanol Heterogeneous System. Synthesis doi:10.1055/a-2560-7930
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
