TCI M1029 4-Methyl-5-vinylthiazole dengan nomor CAS 1759-28-0 adalah senyawa heterosiklik yang mengandung cincin tiazol, yakni cincin lima anggota beranggotakan atom belerang dan nitrogen, dilengkapi gugus metil pada posisi empat serta gugus vinil pada posisi lima. Kombinasi cincin aromatik heterosiklik dengan ikatan rangkap terminal menjadikannya blok bangunan ganda fungsi di laboratorium: bagian tiazol menyumbang sifat elektronik dan kemampuan koordinasi, sementara gugus vinil menyediakan tempat reaksi adisi, polimerisasi, maupun penggandengan silang. Senyawa ini juga dikenal erat kaitannya dengan kerangka tiazol pada tiamin, sehingga sering muncul dalam kajian sintesis senyawa bernuansa vitamin dan bahan aroma.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah reaktivitas gugus vinil yang relatif mudah diarahkan, baik melalui hidrogenasi, hidroformilasi, reaksi tipe Heck, metatesis, maupun adisi nukleofilik, tanpa harus lebih dulu membongkar cincin tiazolnya. Atom nitrogen pada cincin bersifat basa lemah dan mampu berkoordinasi dengan logam transisi, sifat yang berguna dalam perancangan ligan maupun katalisis. Wujudnya berupa cairan pada suhu ruang sehingga mudah dipipet dan ditakar untuk reaksi berskala kecil, meski konsekuensinya penanganan harus memperhatikan sifat mudah menguap dan aroma khas yang kuat dari golongan tiazol.
Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan bahan ini pada penelitian sintesis heterosiklik, pengembangan senyawa aroma dan perisa, serta riset material polimer fungsional di universitas dan lembaga penelitian. Kemasan 5 g sesuai untuk kebutuhan riset skala kecil hingga menengah, terutama ketika peneliti melakukan penapisan kondisi reaksi dengan beberapa kali pengulangan. Karena reagen cair heterosiklik seperti ini sebaiknya tidak disimpan terlalu lama setelah dibuka, ukuran kemasan yang ringkas justru membantu menjaga mutu bahan sepanjang periode penelitian.
- Sintesis turunan tiazol tersubstitusi: gugus vinil menyediakan titik masuk reaksi adisi dan penggandengan sehingga variasi struktur dapat dibangun tanpa merusak inti heterosikliknya.
- Riset senyawa aroma dan perisa: kerangka tiazol termetilasi dikenal memberi karakter aroma khas sehingga senyawa ini relevan bagi penelitian flavor and fragrance.
- Perancangan ligan untuk kimia koordinasi: nitrogen dan belerang pada cincin mampu mengikat logam transisi untuk membentuk kompleks yang dipelajari dalam katalisis.
- Pembuatan monomer dan polimer fungsional: ikatan rangkap vinil memungkinkan polimerisasi radikal maupun kopolimerisasi untuk menghasilkan material dengan gugus heterosiklik terikat.
- Studi sintesis senyawa mirip tiamin: kemiripan kerangka dengan bagian tiazol vitamin B1 menjadikannya model yang berguna untuk penelitian kimia bioorganik terkait.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1759-28-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang dengan aroma khas golongan tiazol |
| Penyimpanan | simpan dingin, tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan udara |
Simpan 4-Methyl-5-vinylthiazole dalam botol aslinya yang tertutup rapat dan diletakkan di lemari pendingin bahan kimia atau tempat sejuk yang jauh dari panas, percikan api, dan cahaya langsung. Senyawa vinil rentan terhadap polimerisasi bila terkena panas berlebih, sehingga wadah sebaiknya tidak dibiarkan terbuka lama dan ruang kepala botol dapat dialiri gas inert setelah pemakaian. Seluruh pemindahan dan pengukuran wajib dilakukan di dalam lemari asam karena aroma tiazol sangat tajam dan uapnya dapat mengiritasi saluran pernapasan. Gunakan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pelindung, serta jas laboratorium, dan jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat.
—
