2-Methyl-4,5-diphenylthiazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk membangun struktur heterosiklik kompleks. Senyawa ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aktif biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas farmakologis, seperti obat-obatan atau bahan kimia industri.
Karakteristik utama dari 2-Methyl-4,5-diphenylthiazole termasuk stabilitas kimia, reaktivitas yang baik, serta kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi, oksidasi, dan reduksi. Senyawa ini juga memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan lain. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa heterosiklik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti yang bekerja di bidang farmasi, kimia organik, dan material. Ketersediaannya dalam bentuk kecil seperti 5 gram memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam pembuatan bahan aktif farmakologis
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pengujian struktur molekuler dan reaktivitas senyawa kompleks
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan struktur heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3755-83-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat disarankan. Pada saat penggunaan, pastikan area kerja bersih dan aman, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari sumber panas atau bahan kimia reaktif lainnya.
—
