5-Methylhexanoic Acid (5-MH) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini merupakan salah satu dari banyak molekul dasar yang digunakan untuk membangun senyawa kompleks melalui reaksi kimia seperti esterifikasi, reduksi, atau reaksi substitusi. Dalam laboratorium, 5-MH sering diaplikasikan dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan polimer, dan produk kimia industri. Karena struktur molekulnya yang sederhana namun fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama para ilmuwan dan peneliti yang mencari bahan baku untuk eksperimen yang memerlukan variasi struktur kimia.
5-Methylhexanoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang sesuai untuk proses sintesis yang dilakukan dalam kondisi laboratorium. Karena kemurniannya yang tinggi dan ketersediaan dalam bentuk cair, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan presisi dan konsistensi. Selain itu, 5-MH tidak mengandung bahan kimia beracun atau berbahaya yang berpotensi merusak lingkungan atau kesehatan peneliti.
Di laboratorium Indonesia, 5-Methylhexanoic Acid sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan teknologi material. Bahan ini menjadi bagian penting dari eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, atau studi tentang sifat fisik dan kimia bahan kimia. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang kompetitif, senyawa ini menjadi pilihan favorit para peneliti lokal yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa farmakologis karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia kompleks.
- Pembuatan bahan polimer karena struktur molekulnya yang dapat diubah menjadi berbagai bentuk kimia.
- Esterifikasi untuk menghasilkan ester yang digunakan dalam industri kosmetik dan pangan.
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa organik karena kestabilan dan reaktivitasnya yang baik.
- Pengembangan bahan kimia baru dalam bidang teknologi material karena fleksibilitas struktur molekulnya.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 628-46-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
5-Methylhexanoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat korosif dan dapat merusak permukaan logam, sehingga wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan asam. Dalam penggunaan, peneliti harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.
- Wu dkk. (2009). ChemInform Abstract: An Efficient Method for Racemization of (S)‐3‐Carbamoylmethyl‐5‐methylhexanoic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.200938056
- SOLLADIE‐CAVALLO dkk. (1991). ChemInform Abstract: Synthesis of (2S,3R)‐3‐Amino‐2‐hydroxy‐5‐methylhexanoic Acid: Bridging Effect of KF.. ChemInform doi:10.1002/chin.199101329
- Hameršak dkk. (2007). An efficient synthesis of (S)-3-aminomethyl-5-methylhexanoic acid (Pregabalin) via quinine-mediated desymmetrization of cyclic anhydride. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/j.tetasy.2007.06.014
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
