3,5,5-Trimethylhexanoic Acid adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini merupakan salah satu dari banyak senyawa pembangun dasar yang digunakan dalam laboratorium kimia untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi esterifikasi, hidrolisis, dan sintesis senyawa aromatik atau heterosiklik.
Karakteristik utama dari 3,5,5-Trimethylhexanoic Acid adalah struktur molekulnya yang memiliki rantai karbon yang panjang dan substitusi pada posisi tertentu. Hal ini membuat senyawa ini sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan kestabilan struktur dan reaktivitas tertentu. Sifat kimia dan fisika yang konsisten juga memudahkan proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium.
Dalam laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan polimer, dan produk kimia industri. Ketersediaannya dan keandalan kualitas membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi di bidang kimia.
Produk TCI terkait
- Reaksi esterifikasi untuk sintesis senyawa ester yang digunakan dalam farmakologi
- Sintesis senyawa aromatik sebagai bahan baku dalam produksi obat
- Pembuatan senyawa polimer untuk aplikasi industri dan material
- Reaksi hidrolisis untuk memahami mekanisme degradasi senyawa organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3302-10-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,5,5-Trimethylhexanoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, senyawa ini harus ditangani dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah harus dibuka di area yang terkontrol dan tidak ada percikan ke permukaan atau alat yang tidak terkait.
—







