2-Methyl-3-pentanone, dengan nomor CAS 565-69-5, adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu contoh dari kelompok keton, senyawa ini memiliki struktur karbonil yang sangat reaktif, sehingga menjadi bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki kegunaan luas dalam bidang kimia organik, termasuk dalam pembuatan senyawa aromatik, ester, dan senyawa lain yang memerlukan reaksi substitusi atau reduksi.
Karena sifat reaktivitasnya, 2-Methyl-3-pentanone sering dipilih sebagai bahan baku dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai mekanisme reaksi. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses penguapan dan pemisahan dalam prosedur laboratorium. Selain itu, sifatnya yang tidak berwarna dan tidak berbau membuatnya mudah untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga riset yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam pembuatan senyawa intermediet untuk berbagai aplikasi industri dan akademik. Ketersediaannya yang stabil dan kualitasnya yang baik menjadikannya bahan yang sangat diminati di lingkungan laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena kemampuannya dalam reaksi substitusi.
- Pembuatan ester melalui reaksi esterifikasi dengan asam karboksilat.
- Reaksi reduksi untuk menghasilkan alkohol dari senyawa karbonil.
- Pengujian aktivitas katalitik dalam reaksi kimia organik.
- Penggunaan dalam proses pemisahan senyawa melalui distilasi fraksional.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 565-69-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Methyl-3-pentanone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan oksidator. Wadah harus terbuat dari bahan tahan kimia seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
- Scognamiglio dkk. (2013). Fragrance material review on cyclohexyl methyl pentanone. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2013.07.056
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
