Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2150-47-2

Methyl 2,4-Dihydroxybenzoate TCI M1796

Methyl 2,4-Dihydroxybenzoate TCI M1796

Identitas Kimia

No. CAS
2150-47-2
PubChem
CID 16523·SID 87559070
Rumus molekul
C8H8O4
Berat molekul
168.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 2,4-dihydroxybenzoate
SMILES
COC(=O)C1=C(C=C(C=C1)O)O
InChIKey
IIFCLXHRIYTHPV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1796 Methyl 2,4-Dihydroxybenzoate adalah ester metil dari asam dihidroksibenzoat yang membawa dua gugus hidroksil pada posisi 2 dan 4 cincin aromatiknya. Senyawa ini dikenal luas sebagai building block dalam sintesis organik karena menyediakan gugus ester yang reaktif berdampingan dengan dua gugus fenol yang dapat dimodifikasi secara selektif. Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk membangun kerangka kumarin, kromon, dan berbagai turunan aromatik lain, serta menjadi bahan rujukan dalam kajian senyawa fenolik dan antioksidan.

Sifat yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah kekayaan gugus fungsinya yang tetap mudah dikendalikan. Gugus hidroksil pada posisi orto terhadap ester membentuk ikatan hidrogen internal sehingga reaktivitasnya berbeda dengan hidroksil pada posisi para, dan perbedaan ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan reaksi selektif seperti alkilasi atau asilasi hanya pada satu posisi. Cincin aromatik yang kaya elektron juga memudahkan reaksi substitusi elektrofilik. Senyawa ini larut dalam pelarut organik polar seperti metanol dan aseton, sehingga penyiapan larutan reaksi maupun larutan analitik dapat dilakukan dengan mudah.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan semacam ini terutama pada riset kimia organik sintetik, penelitian bahan alam, serta pengembangan produk kosmetik dan perawatan kulit yang mengkaji senyawa fenolik. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g mengakomodasi kebutuhan percobaan skala kecil di laboratorium pendidikan maupun sintesis berulang di unit penelitian yang lebih aktif, sehingga bahan tidak menumpuk melewati masa pakai yang wajar.

  • Sintesis kerangka kumarin dan kromon, karena pola dua gugus hidroksil bersama gugus ester memudahkan pembentukan cincin heterosiklik pada reaksi kondensasi.
  • Modifikasi selektif gugus fenol, sebab perbedaan lingkungan kimia antara posisi orto dan para memungkinkan alkilasi atau asilasi hanya pada satu gugus.
  • Riset antioksidan berbasis fenol, mengingat struktur polihidroksi aromatik merupakan model klasik untuk mempelajari aktivitas penangkapan radikal di laboratorium.
  • Penyiapan standar analisis fenolik, karena serapan ultravioletnya yang khas membuat senyawa cocok dipakai menyusun kurva kalibrasi pada analisis HPLC.
  • Sintesis bahan antara kosmetik dan farmasi, sebab turunan hidroksibenzoat kerap menjadi titik awal penyusunan molekul fungsional dalam penelitian formulasi.

Merek TCI
Nomor CAS 2150-47-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik senyawa ester aromatik padat untuk keperluan sintesis laboratorium
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung

Simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung karena senyawa polifenolik cenderung menggelap bila terpapar cahaya dan udara dalam jangka panjang. Hindari penyimpanan berdampingan dengan oksidator kuat. Gunakan spatula bersih dan kering, lalu tutup kembali wadah segera setelah penimbangan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk mencegah kontak dengan kulit dan mata. Selalu rujuk lembar data keselamatan bahan sebelum memulai pekerjaan.

—