2'-O-(2-Methoxyethyl)-5-methyluridine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian biomedis dan bioteknologi. Bahan ini termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan komponen penting dalam sintesis RNA sintetis atau modifikasi RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memproduksi RNA yang dimodifikasi secara spesifik, yang memiliki aplikasi luas dalam penelitian genetika, pengembangan vaksin, dan pengujian obat.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks dan stabil, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi reaksi. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi kualitas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku untuk eksperimen yang membutuhkan akurasi dan presisi. Sifat kimia dan fisiknya yang terkendali menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan kualitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait bioteknologi, farmakologi, dan ilmu genetika. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan modifikasi RNA dan pengembangan teknik sintesis RNA sintetis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Penelitian modifikasi RNA untuk pengembangan obat dan vaksin
- Sintesis RNA sintetis untuk eksperimen genetika dan bioteknologi
- Uji aktivitas biologis senyawa kimia dalam penelitian farmakologi
- Analisis struktur RNA dalam studi molekuler dan genetika
- Pengembangan teknik pengeditan gen menggunakan RNA sintetis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 163759-49-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Simpan di suhu kamar dan hindari paparan udara bebas. Saat mengambil atau menangani bahan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa.
—
