2-Nitrofluorenone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga menjadi pilihan utama dalam laboratorium kimia. Dalam proses pembuatan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur tertentu, 2-Nitrofluorenone sering digunakan sebagai prekursor karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi Diels-Alder atau reaksi substitusi.
Karakteristik utama dari 2-Nitrofluorenone adalah kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform, serta sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi normal. Sifat ini memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan senyawa ini dalam berbagai tahap sintesis. Selain itu, struktur molekulnya yang jelas dan mudah dikenali membuatnya menjadi bahan yang sangat cocok untuk analisis kimia dan uji reaktivitas.
Di laboratorium Indonesia, 2-Nitrofluorenone sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau pengembangan metode kimia yang lebih efisien.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi Diels-Alder dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks
- Uji reaktivitas senyawa organik dalam analisis kimia murni
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa fluoresens yang digunakan dalam teknologi pemantauan
- Penelitian tentang reaksi substitusi dan pengaruh substituen pada struktur molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3096-52-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 10g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Nitrofluorenone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Mano dkk. (2001). Electrodes modified with nitrofluorenone derivatives as a basis for new biosensors. Biosensors and Bioelectronics doi:10.1016/s0956-5663(01)00194-4
- GOLDMANN dkk. (1998). Mesomorphic donor-acceptor twin molecules with covalently linked sheet-like pentaalkyne and nitrofluorenone sub-units. Liquid Crystals doi:10.1080/026782998206713
- Browning dkk. (2014). Synthesis, Spectroscopic Properties, and Photoconductivity of Black Absorbers Consisting of Pt(Bipyridine)(Dithiolate) Charge Transfer Complexes in the Presence and Absence of Nitrofluorenone Acceptors. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja506583k
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
