2-(4-Nitrophenoxy)naphthalene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk membangun struktur molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur aromatik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa baru.
Karena struktur aromatiknya yang stabil dan kelarutan yang baik dalam pelarut organik, senyawa ini dipilih sebagai bahan dasar dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Ketersediaannya dalam bentuk murni serta sifat kimianya yang dapat diprediksi membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk laboratorium yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi dalam eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti kimia, ilmuwan farmasi, dan mahasiswa untuk eksperimen penelitian, pengembangan obat, serta studi struktur molekul. Karena kebutuhan akan senyawa sintetik yang berkualitas tinggi, produk ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di berbagai institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.
- Reaksi sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa aromatik kompleks dalam penelitian kimia organik
- Pengujian struktur molekul untuk karakterisasi senyawa baru
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan grup fungsional tertentu
- Eksperimen kimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 71311-82-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau sumber panas. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Pada saat penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—

