Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 629-05-0

1-Octyne TCI O0050

1-Octyne TCI O0050

Identitas Kimia

No. CAS
629-05-0
PubChem
CID 12370·SID 87574066
Rumus molekul
C8H14
Berat molekul
110.20 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
oct-1-yne
SMILES
CCCCCCC#C
InChIKey
UMIPWJGWASORKV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.988.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.988.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Octyne dari TCI adalah alkuna terminal dengan delapan atom karbon, yang memiliki ikatan rangkap tiga di ujung rantai. Keberadaan hidrogen asetilenik yang bersifat sedikit asam dan ikatan rangkap tiga yang kaya elektron menjadikan 1-octyne building block non-heterosiklik yang sangat serbaguna dalam sintesis organik modern. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai dalam reaksi kopling Sonogashira, cycloaddition azida-alkuna (click chemistry), hidrasi, hidroborasi, dan pembentukan asetilida logam. Melalui reaksi-reaksi ini, rantai heksil dan gugus alkuna dapat dimasukkan ke molekul target.

Keunggulan 1-octyne terletak pada reaktivitas alkuna terminal yang selektif dan dapat diprediksi. Ikatan C-H terminalnya dapat dideprotonasi dengan basa kuat atau diaktifkan dengan katalis tembaga dan paladium. Karena itu pembentukan ikatan karbon-karbon berlangsung efisien dengan berbagai elektrofil. Rantai heksilnya memberikan sifat lipofilik tanpa gugus fungsi lain yang mengganggu, sehingga 1-octyne sering dipilih sebagai substrat model standar untuk mengevaluasi katalis baru. Produk reaksi klik dengan 1-octyne juga mudah dimurnikan dan dikarakterisasi dengan NMR.

Di Indonesia, 1-octyne dibutuhkan oleh kelompok riset sintesis organik, kimia medisinal, dan katalisis di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kelompok yang mengembangkan metode click chemistry untuk sintesis triazol dan senyawa kandidat obat banyak memakainya, begitu pula peneliti material yang memodifikasi polimer. Kemasan 25mL dan 100mL memberi keleluasaan untuk skrining awal maupun pengembangan metode.

Brosur TCI (PDF)

  • Kopling Sonogashira: 1-octyne bereaksi dengan aril atau vinil halida memakai katalis paladium dan tembaga untuk membentuk alkuna internal tersubstitusi secara efisien.
  • Click chemistry CuAAC: sebagai alkuna terminal sederhana, senyawa ini ideal untuk membentuk 1,2,3-triazol bersama azida organik dalam sintesis senyawa bioaktif.
  • Substrat model katalisis: 1-octyne sering dipilih untuk menguji aktivitas katalis hidrogenasi semi, hidrasi, atau hidrofungsionalisasi karena produknya mudah dianalisis.
  • Pembentukan asetilida dan adisi nukleofilik: deprotonasi 1-octyne menghasilkan nukleofil karbon yang berguna untuk adisi ke aldehida, keton, atau alkil halida.
  • Hidroborasi dan hidrometalasi: reaksi ini mengubah alkuna terminal menjadi vinil boronat atau vinil logam, intermediat penting dalam kopling Suzuki dan sintesis stereoselektif.

Merek TCI
Nomor CAS 629-05-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 100mL
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, sejuk, jauh dari sumber api dan oksidator

1-Octyne adalah hidrokarbon cair yang mudah terbakar. Simpan di wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, oksidator kuat, dan garam logam berat tertentu yang dapat membentuk asetilida tidak stabil. Lakukan pemindahan dan reaksi di lemari asam, sebaiknya di bawah atmosfer inert untuk reaksi yang sensitif. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta periksa SDS sebelum bekerja.

  • Kirss dkk. (1993). Isobaric vapor-liquid equilibria in the mixtures of 1- heptyne + butanal, 1-octyne + 3-octyne, +ethylbenzene and +dibutyl ether, 2-octyne + dibutyl ether and + 1-butanol, and 3-octyne + 1-octene. Thermochimica Acta doi:10.1016/0040-6031(93)80297-n
  • FENSKE dkk. (1990). ChemInform Abstract: 1‐Octyne and 4‐Octyne Complexes of Tungsten. Crystal Structures of (WCl4(H‐CC‐n‐C6H13)(CH3CN)) and (WCl4(n‐C3H7‐CC‐n‐C3H7)(CH3CN)).. ChemInform doi:10.1002/chin.199044239
  • Hathaway dkk. (2000). 1-(4-Nitrophenyl)-1-octyne. Molecules doi:10.3390/m171

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.