Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 92-43-3

1-Phenyl-3-pyrazolidone TCI P0153

1-Phenyl-3-pyrazolidone TCI P0153

Identitas Kimia

No. CAS
92-43-3
PubChem
CID 7090·SID 87574404
Rumus molekul
C9H10N2O
Berat molekul
162.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-phenylpyrazolidin-3-one
SMILES
C1CN(NC1=O)C2=CC=CC=C2
InChIKey
CMCWWLVWPDLCRM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 664.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 664.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Phenyl-3-pyrazolidone, yang secara luas dikenal dengan nama dagang Phenidone, adalah senyawa heterosiklik lima anggota dengan dua atom nitrogen bersebelahan dan satu gugus karbonil, serta substituen fenil pada atom nitrogen. TCI menggolongkannya sebagai building block heterosiklik. Senyawa ini terkenal sebagai agen pereduksi dalam larutan pengembang fotografi hitam-putih, dan di dunia riset juga dipakai sebagai senyawa acuan dalam studi enzim. Strukturnya yang kecil namun kaya gugus fungsi membuatnya berguna untuk berbagai keperluan sintesis.

Sifat yang membuat 1-Phenyl-3-pyrazolidone dipilih adalah kemampuan reduksinya yang efektif, sehingga mampu mendonorkan elektron pada kondisi yang relatif ringan. Dalam fotografi, senyawa ini dikenal bekerja sinergis dengan pengembang lain seperti hidrokuinon. Dalam biokimia, senyawa ini dilaporkan dalam literatur sebagai penghambat enzim lipoksigenase dan siklooksigenase, sehingga sering dipakai sebagai alat farmakologis pada penelitian jalur metabolisme asam arakidonat. Cincin pirazolidinon juga bisa dimodifikasi lebih lanjut untuk menghasilkan turunan heterosiklik lain.

Di Indonesia, bahan ini menarik bagi laboratorium farmakologi, biokimia, dan kimia medisinal yang meneliti jalur inflamasi, serta laboratorium kimia organik yang membutuhkan inti pirazolidinon sebagai bahan awal. Pegiat fotografi analog dan laboratorium konservasi arsip juga mengenal senyawa ini sebagai komponen pengembang. Kemasan 25 g memberi jumlah yang praktis untuk serangkaian percobaan, pembuatan larutan stok, atau sintesis turunan dalam skala laboratorium.

  • Formulasi pengembang fotografi hitam-putih: sebagai agen pereduksi, senyawa ini mengubah perak halida yang tersinari menjadi perak logam dan sering dikombinasikan dengan hidrokuinon untuk efek sinergis.
  • Penghambat enzim dalam penelitian inflamasi: senyawa ini dilaporkan menghambat lipoksigenase dan siklooksigenase, sehingga berguna sebagai pembanding dalam studi jalur metabolisme asam arakidonat.
  • Building block sintesis heterosiklik: cincin pirazolidinon dengan gugus karbonil dan nitrogen reaktif menyediakan titik modifikasi untuk menyusun turunan pirazol maupun senyawa bioaktif.
  • Studi kimia redoks dan antioksidan: kemampuannya mendonorkan elektron menjadikannya senyawa model untuk mempelajari mekanisme reduksi dan penangkapan radikal bebas di laboratorium.
  • Kajian kimia medisinal: inti pirazolidinon terdapat pada beberapa senyawa farmakologis, sehingga senyawa ini cocok sebagai titik awal eksplorasi hubungan struktur dan aktivitas.

Merek TCI (kode produk P0153)
Nomor CAS 92-43-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik padatan kristalin/serbuk
Penyimpanan simpan tertutup rapat, kering, sejuk, dan terlindung dari cahaya serta udara

Karena bersifat pereduksi, 1-Phenyl-3-pyrazolidone sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat agar tidak perlahan teroksidasi oleh udara dan kelembapan. Letakkan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap, terpisah dari oksidator kuat. Gunakan wadah kaca atau wadah asli dari pabrik dan tutup segera setelah dipakai. Saat menimbang, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debunya. Senyawa ini berbahaya bila tertelan, jadi jangan makan atau minum di area kerja. Larutan pengembang bekas harus dibuang sesuai aturan limbah kimia setempat. Rujuk SDS resmi untuk detail bahaya.

—