Diphenyl Phthalate (DPP) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini berfungsi sebagai plastifikasi agent atau plastisizer dalam proses pembuatan polimer, seperti polivinil klorida (PVC). DPP membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan material polimer, menjadikannya lebih tahan terhadap retak dan pecah. Dalam laboratorium, DPP sering digunakan untuk meneliti sifat mekanik dan kimia dari berbagai jenis polimer.
Diphenyl Phthalate memiliki sifat kimia yang stabil dan daya tahan terhadap panas yang baik, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan ketahanan tinggi. Bahan ini juga tidak mudah terurai dalam kondisi normal, sehingga memperpanjang masa pakai dan meminimalkan risiko kontaminasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian jangka panjang.
Di laboratorium Indonesia, Diphenyl Phthalate digunakan dalam berbagai penelitian terkait polimer dan material. Bahan ini relevan untuk kebutuhan industri dan akademik, terutama di institusi penelitian yang fokus pada pengembangan bahan baru atau modifikasi polimer. DPP juga sering dipakai dalam uji laboratorium untuk mengevaluasi kinerja bahan dalam kondisi tertentu.
Brosur TCI (PDF)
- Polymer Additives 2026-04-16 · hal. 2
Produk TCI terkait
- Benzyl Isononyl Phthalate (mixture of branched chain isomers), CAS 126198-74-1, TCI B2715
- Dihexyl Phthalate, CAS 84-75-3, TCI P1344
- Ditridecyl Phthalate (mixture of branched chain isomers), CAS 75359-31-8, TCI P0307
- Dipropyl Phthalate, CAS 131-16-8, TCI P0306
- Dimethyl Phthalate, CAS 131-11-3, TCI P0302
- Diisopropyl Phthalate, CAS 605-45-8, TCI P0301
- Digunakan dalam penelitian polimer untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan material
- Cocok untuk uji sifat mekanik polimer seperti PVC dan poliester
- Dapat digunakan dalam sintesis senyawa kimia untuk aplikasi industri
- Memainkan peran penting dalam pengembangan bahan baru dengan sifat tertentu
- Berguna dalam analisis kimia untuk menentukan komposisi dan kinerja bahan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 84-62-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Diphenyl Phthalate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati sebagai bahan kimia.
- Kim dkk. (2007). Degradation of diphenyl phthalate by Sphingomonas chungbukensis. Biotechnology Letters doi:10.1007/s10529-007-9497-0
- Sun dkk. (2025). AgNPs/CuNPs/Bragg-PSi substrate subjected to thermal annealing in high-sensitivity detection on crystal violets and diphenyl phthalate. RSC Advances doi:10.1039/d4ra04726e
- Johnsi dkk. (2018). Effect of Alumina Nanofiller and Diphenyl Phthalate Plasticizer on a Silver Ion Conducting Polyethylene Oxide Based Nanocomposite Solid Polymer Electrolyte. Macromolecular Research doi:10.1007/s13233-018-6019-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





