Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 93-53-8

2-Phenylpropionaldehyde TCI P0646

2-Phenylpropionaldehyde TCI P0646

Identitas Kimia

No. CAS
93-53-8
PubChem
CID 7146·SID 87574805
Rumus molekul
C9H10O
Berat molekul
134.17 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-phenylpropanal
SMILES
CC(C=O)C1=CC=CC=C1
InChIKey
IQVAERDLDAZARL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 717.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 717.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Phenylpropionaldehyde dari TCI, yang juga dikenal dengan nama hidratropaldehida, adalah aldehida aromatik dengan gugus fenil dan gugus metil yang terikat pada karbon alfa di sebelah gugus formil. Di laboratorium kimia sintetik, senyawa ini dipakai sebagai building block non-heterosiklik untuk membangun kerangka arilpropana yang lebih kompleks. Gugus aldehidanya reaktif sehingga mudah diubah menjadi alkohol, asam karboksilat, amina, maupun alkena. Karena itu bahan ini menjadi titik awal yang praktis bagi peneliti yang mengerjakan sintesis organik, kimia aroma, dan pengembangan metode katalitik.

Daya tarik utama senyawa ini terletak pada pusat stereogenik di karbon alfa. Struktur ini menjadikannya substrat model yang populer untuk menguji reaksi asimetris, resolusi kinetik dinamis, dan katalisis organik berbasis enamina. Proton alfa yang cukup asam membuat senyawa ini mudah mengalami enolisasi, sehingga peneliti dapat mempelajari rasemisasi dan selektivitas katalis dengan jelas. Selain itu, cincin aromatiknya memudahkan pemantauan reaksi dengan KLT di bawah sinar UV maupun dengan kromatografi cair. Kombinasi reaktivitas dan kemudahan analisis inilah yang membuatnya sering dipilih untuk penelitian metodologi.

Di laboratorium Indonesia, 2-phenylpropionaldehyde cocok untuk kelompok riset kimia organik di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan produk wewangian dan perisa, serta tim R&D farmasi yang mempelajari turunan asam 2-arilpropionat. Kemasan 25g cukup untuk serangkaian percobaan optimasi skala kecil sampai menengah. Mahasiswa pascasarjana dapat memakainya sebagai substrat standar untuk membandingkan kinerja katalis buatan sendiri dengan data literatur. Laboratorium analitik juga dapat memakainya sebagai senyawa acuan saat mengidentifikasi komponen aroma pada sampel bahan alam atau produk komersial.

  • Katalisis asimetris: pusat stereogenik di karbon alfa menjadikannya substrat model yang ideal untuk menguji enantioselektivitas katalis organik maupun katalis logam transisi baru.
  • Sintesis turunan asam arilpropionat: oksidasi gugus aldehida menghasilkan kerangka asam 2-fenilpropionat yang relevan bagi studi kimia medisinal dan pengembangan senyawa analog.
  • Aminasi reduktif: gugus formil yang reaktif mudah bereaksi dengan amina primer atau sekunder sehingga cocok untuk menyiapkan pustaka amina berkerangka arilpropil.
  • Penelitian aroma dan perisa: senyawa ini memiliki karakter bau khas sehingga berguna sebagai bahan acuan dalam analisis kromatografi gas komponen wewangian.
  • Studi mekanisme enolisasi dan rasemisasi: proton alfa yang cukup asam memungkinkan peneliti mempelajari kinetika tautomerisasi serta resolusi kinetik dinamis secara terkontrol.

Merek TCI (kode produk P0646)
Nomor CAS 93-53-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan tertutup rapat, terlindung dari udara, cahaya, dan panas; ikuti petunjuk pada label dan SDS dari TCI

Seperti aldehida pada umumnya, 2-phenylpropionaldehyde dapat teroksidasi perlahan oleh oksigen udara menjadi asam karboksilat yang sesuai. Karena itu, simpan dalam botol kaca asli yang tertutup rapat, sebaiknya di bawah gas inert seperti nitrogen atau argon setelah dibuka, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan sumber api. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Hindari menghirup uapnya dan selalu rujuk Lembar Data Keselamatan (SDS) sebelum digunakan.

  • Danieli dkk. (1996). Oxynitrilase-catalyzed transformation of substituted aldehydes: The case of (±)-2-phenylpropionaldehyde and of (±)-3-phenylbutyraldehyde. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/0957-4166(96)00201-7
  • Tokunaga dkk. (2006). Oxidative cleavage of C C bond of 2-phenylpropionaldehyde using molecular oxygen. Catalysis Today doi:10.1016/j.cattod.2006.05.020
  • Tang dkk. (1994). Hydroformylation of styrene to 2-phenylpropionaldehyde catalyzed by silica-supported poly-γ-aminopropylsiloxane-ruthenium-cobalt bimetallic complex. Reactive Polymers doi:10.1016/0923-1137(94)90010-8

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.