Butyl Palmitate dari TCI adalah ester yang terbentuk dari asam palmitat, asam lemak jenuh berantai enam belas karbon, dengan n-butanol. Senyawa ini termasuk golongan ester asam lemak yang banyak ditemukan dalam formulasi kosmetik, pelumas, dan bahan pemlastis. Di laboratorium, butyl palmitate dipakai sebagai building block non-heterosiklik, bahan acuan dalam analisis lipid, serta senyawa model untuk mempelajari sifat ester berantai panjang. Strukturnya yang sederhana dan terdefinisi membuatnya bermanfaat untuk penelitian dasar maupun terapan di bidang oleokimia.
Butyl palmitate dipilih karena sifatnya yang hidrofobik, berviskositas rendah dibanding trigliserida, serta relatif stabil secara kimia pada kondisi penyimpanan biasa. Rantai alkil panjangnya memberikan sifat pelumas dan emolien yang baik, sedangkan gugus esternya tetap dapat dihidrolisis atau ditransesterifikasi bila dibutuhkan. Karakteristik ini menjadikannya pembanding yang tepat dalam studi biodiesel, material penyimpan panas berbasis perubahan fase, dan formulasi topikal. Kemurnian yang terdefinisi dari pemasok reagen juga penting saat senyawa ini dipakai sebagai standar kromatografi.
Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia memiliki banyak laboratorium yang meneliti turunan asam palmitat, mulai dari pusat riset oleokimia, laboratorium perguruan tinggi, hingga tim R&D industri kosmetik dan pelumas. Butyl palmitate sangat relevan sebagai bahan pembanding saat peneliti mensintesis ester sawit sendiri dan perlu memverifikasi identitas produk dengan GC atau GC-MS. Kemasan 25mL cukup untuk pembuatan larutan standar berulang kali serta percobaan formulasi skala kecil di laboratorium.
- Standar kromatografi gas: butyl palmitate berguna sebagai senyawa acuan untuk identifikasi dan kuantifikasi ester asam lemak dalam sampel minyak nabati maupun produk oleokimia.
- Penelitian biodiesel dan oleokimia: senyawa ini dapat dijadikan pembanding untuk mempelajari sifat ester alkil palmitat hasil transesterifikasi minyak sawit dengan berbagai alkohol.
- Formulasi kosmetik: sifat emolien dan teksturnya yang ringan membuatnya cocok untuk uji coba formulasi krim, losion, dan sediaan topikal di laboratorium pengembangan produk.
- Studi material perubahan fase: ester asam lemak berantai panjang dipelajari sebagai kandidat material penyimpan energi termal, sehingga senyawa ini berguna untuk karakterisasi DSC.
- Penelitian pelumas dan pemlastis: rantai hidrokarbon panjang memberikan sifat pelumasan yang dapat diuji dalam formulasi pelumas ramah lingkungan dan campuran polimer.
| Merek | TCI (kode produk P0649) |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-06-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | cairan (dapat memadat pada suhu dingin) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung |
Butyl palmitate umumnya tergolong bahan yang relatif stabil, namun tetap perlu disimpan dalam botol asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat serta sumber panas. Karena dapat memadat pada suhu rendah, hangatkan perlahan dan homogenkan sebelum dipipet bila bahan tampak keruh atau membeku sebagian. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menangani. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap karena permukaan dapat menjadi licin. Selalu baca SDS sebelum pemakaian.
- Khan dkk. (2020). Microwave mediated lipase-catalyzed synthesis of n-butyl palmitate and thermodynamic studies. Biocatalysis and Agricultural Biotechnology doi:10.1016/j.bcab.2020.101741
- Mohammadi dkk. (2016). Nanoencapsulation of butyl palmitate in polystyrene- co -methyl methacrylate shell for thermal energy storage application. Energy and Buildings doi:10.1016/j.enbuild.2016.02.033
- Dixit dkk. (2026). Impact of Diesel Butyl Palmitate Fuel Blend on Engine Performance, Emissions, Soot Nanostructure, and Morphology Characteristics. Journal of Energy Resources Technology, Part A: Sustainable and Renewable Energy doi:10.1115/1.4071464
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
