Hexadecyl Palmitate dari TCI, yang juga dikenal sebagai cetyl palmitate, adalah ester lilin yang terbentuk dari asam palmitat dan setil alkohol (heksadekanol). Senyawa ini termasuk kelompok lipid netral dan banyak dipakai di laboratorium sebagai bahan acuan dalam penelitian lipid, kosmetik, dan formulasi farmasi. Di laboratorium, Hexadecyl Palmitate berguna sebagai senyawa model ester lilin, bahan pembanding analitik, maupun komponen matriks lipid padat. Karena itu, bahan ini relevan bagi peneliti biokimia, teknologi farmasi, dan kimia bahan alam yang mempelajari perilaku lipid.
Yang membuat Hexadecyl Palmitate banyak dipilih adalah strukturnya yang sederhana dan jelas: satu rantai asam lemak jenuh panjang yang terikat lewat ikatan ester pada satu rantai alkohol lemak jenuh panjang. Struktur ini membuatnya sangat hidrofobik, stabil secara kimia dalam kondisi biasa, dan cenderung membentuk fase padat bersifat lilin pada suhu ruang. Karena kedua rantainya jenuh, bahan ini tidak mudah teroksidasi seperti lipid tak jenuh, sehingga cocok sebagai standar atau bahan formulasi yang membutuhkan konsistensi antar-batch. Kemasan dari TCI juga memudahkan penelusuran mutu lewat sertifikat analisis.
Di Indonesia, Hexadecyl Palmitate cocok untuk laboratorium farmasi perguruan tinggi yang mengembangkan nanopartikel lipid padat (SLN), laboratorium riset industri kosmetik yang menguji basis krim dan lipstik, serta laboratorium kimia analitik yang membutuhkan standar ester lilin untuk kromatografi. Indonesia punya industri oleokimia berbasis sawit yang besar, jadi senyawa turunan asam palmitat seperti ini juga relevan sebagai pembanding dalam penelitian produk turunan minyak sawit. Pilihan kemasan 25g untuk skala riset dan 500g untuk formulasi berulang memberi keleluasaan sesuai kebutuhan laboratorium.
- Formulasi nanopartikel lipid padat: Hexadecyl Palmitate dipakai sebagai lipid matriks karena bersifat padat, hidrofobik, dan stabil, sehingga dapat menjerap zat aktif lipofilik dengan baik.
- Standar analisis ester lilin: bahan ini berfungsi sebagai senyawa pembanding pada GC atau HPLC untuk mengidentifikasi dan mengukur ester lilin dalam sampel lilin alami dan kosmetik.
- Penelitian basis kosmetik: peneliti memakainya untuk mempelajari tekstur, titik leleh, dan stabilitas basis krim, losion, serta lipstik karena merupakan emolien dan pengental lilin yang dikenal luas.
- Studi lipid bahan alam: senyawa ini menjadi model ester lilin untuk mempelajari komposisi lapisan kutikula tumbuhan, lilin lebah, dan spermaceti sintetis dalam riset biokimia lipid.
- Kajian oleokimia turunan sawit: sebagai ester dari asam palmitat, bahan ini membantu peneliti membandingkan sifat produk esterifikasi berbasis minyak sawit dengan standar yang kemurniannya terdokumentasi.
| Merek | TCI (kode produk P1077) |
|---|---|
| Nomor CAS | 540-10-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan bersifat lilin (lihat sertifikat analisis untuk detail) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari panas |
Simpan Hexadecyl Palmitate di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di ruang yang sejuk, kering, dan jauh dari sumber panas atau api terbuka. Bahan berbentuk lilin dapat melunak bila terkena suhu tinggi, jadi hindari penyimpanan dekat oven atau jendela yang terkena sinar matahari langsung. Gunakan spatula bersih saat mengambil bahan agar tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pengaman sesuai praktik laboratorium yang baik, dan selalu baca Lembar Data Keselamatan (SDS) sebelum digunakan.
- Liu dkk. (2017). Catalytic Deoxygenation of Hexadecyl Palmitate as a Model Compound of Euglena Oil in H2 and N2 Atmospheres. Catalysts doi:10.3390/catal7110333
- Api dkk. (2026). RIFM fragrance ingredient safety assessment, hexadecyl palmitate, CAS Registry Number 540-10-3. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2026.116141
- Irimia dkk. (2026). Natural, small molecule aliphatics (cholesterol and hexadecyl palmitate) as dielectrics for low-voltage organic field effect transistors. Materials Advances doi:10.1039/d5ma00730e
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
