1,3-Phenylenediacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya dalam berbagai kondisi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi elektrofilik. Karena struktur molekulnya yang teratur, senyawa ini memudahkan proses pengendalian reaksi dan memungkinkan pembentukan produk dengan presisi tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program studi kimia, farmasi, dan teknologi material. Bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang membutuhkan senyawa baku dengan struktur aromatik yang jelas dan reaktivitas yang terprediksi.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur aromatik sebagai dasar
- Reaksi substitusi elektrofilik untuk pembentukan senyawa dengan rantai karbon yang lebih panjang
- Pembuatan senyawa farmakologis yang membutuhkan struktur fenil yang termodifikasi
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam berbagai kondisi reaksi
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa dengan struktur fenil yang terikat pada asam karboksilat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19806-17-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk keselamatan laboratorium.
- Wünsch dkk. (2008). Synthesis of Phenylacetic Acids with 2-Oxoalkyl Substituents in theortho-Position fromo-Phenylenediacetic Acid. Synthesis doi:10.1055/s-2008-1067201
- Krešáková dkk. (2020). Hydrogen atom disorder in the crystal structure of o-phenylenediacetic acid. Nova Biotechnologica et chimica doi:10.36547/nbc.v19i1.583
- Goswami dkk. (1999). Molecular Recognition Induced Supramolecular Array of 2-Aminopyrimidine with Terephthalic Acid, 1,4-Phenylenediacetic Acid and Fumaric Acid in Solid State via H-bonding and π-stacking Interactions*. Supramolecular Chemistry doi:10.1080/10610279908048713
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
