1,4-Phenylenediacetic Acid dari TCI (kode P1433) adalah asam dikarboksilat aromatik dengan dua gugus asam asetat yang terpasang pada posisi para cincin benzena. Strukturnya simetris dan linear, dengan dua gugus karboksilat yang dipisahkan cincin fenilena dan dua jembatan metilena. Di laboratorium, senyawa ini menjadi building block serbaguna untuk merakit molekul bifungsional, polimer kondensasi, dan material koordinasi seperti metal-organic frameworks (MOF) dan polimer koordinasi.
Senyawa ini dipilih karena kedua gugus karboksilatnya identik dan terletak berseberangan, sehingga bisa bereaksi secara simetris di kedua ujung. Gugus metilena di antara cincin dan gugus karboksilat memberi sedikit kelenturan. Karena itu, ligan ini dapat mengadopsi berbagai konformasi saat berikatan dengan ion logam, dan hasilnya adalah struktur jaringan yang beragam. Dalam polimerisasi, sifat difungsionalnya memungkinkan pembentukan poliester dan poliamida bila direaksikan dengan diol atau diamina.
Di Indonesia, bahan ini relevan untuk kelompok riset kimia anorganik, kimia material, dan kimia polimer di universitas maupun lembaga riset yang mengembangkan material berpori untuk adsorpsi, katalisis, atau penyimpanan gas. Bahan ini juga berguna di laboratorium sintesis organik sebagai prekursor turunan difungsional. Kemasan 5 g dan 25 g dapat disesuaikan dengan skala eksplorasi maupun sintesis material berulang.
- Ligan penghubung untuk MOF dan polimer koordinasi: kedua gugus karboksilat dapat mengikat ion logam, sementara kelenturan gugus metilena memungkinkan terbentuknya beragam topologi jaringan kristal yang menarik.
- Monomer poliester dan poliamida: sebagai asam dikarboksilat, senyawa ini dapat dipolimerisasi kondensasi dengan diol atau diamina untuk menghasilkan polimer dengan segmen aromatik dalam rantai utama.
- Prekursor turunan difungsional: gugus karboksilat dapat diubah menjadi ester, amida, asil klorida, atau alkohol, sehingga menghasilkan berbagai molekul simetris untuk sintesis lanjutan.
- Riset kimia supramolekular: struktur yang simetris dan kemampuan membentuk ikatan hidrogen menjadikannya komponen yang baik untuk mempelajari kokristal dan rakitan supramolekular di laboratorium.
- Pengembangan material adsorben dan katalis: material koordinasi yang dibangun dari ligan ini dapat diuji untuk adsorpsi polutan, pemisahan gas, atau katalisis heterogen dalam riset lingkungan dan energi.
| Merek | TCI (kode produk P1433) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7325-46-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan; detail lihat CoA dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering |
Simpan 1,4-Phenylenediacetic Acid dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan serta sinar matahari langsung. Pisahkan dari basa kuat dan oksidator kuat. Saat menimbang serbuk, hindari pembentukan debu dan bekerjalah di area berventilasi baik atau lemari asam. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk mencegah iritasi pada kulit dan mata. Tutup kembali wadah segera setelah dipakai, baca SDS TCI, dan buang limbah sesuai prosedur.
- Krešáková dkk. (2020). Hydrogen atom disorder in the crystal structure of o-phenylenediacetic acid. Nova Biotechnologica et chimica doi:10.36547/nbc.v19i1.583
- Goswami dkk. (1999). Molecular Recognition Induced Supramolecular Array of 2-Aminopyrimidine with Terephthalic Acid, 1,4-Phenylenediacetic Acid and Fumaric Acid in Solid State via H-bonding and π-stacking Interactions*. Supramolecular Chemistry doi:10.1080/10610279908048713
- Gökce dkk. (2011). Quantum chemical computations of 1,3-phenylenediacetic acid. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy doi:10.1016/j.saa.2010.12.031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
