(S)-(+)-1-Phenylethane-1,2-diol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk membangun struktur molekuler yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam penelitian tentang senyawa optik aktif dan senyawa yang memiliki aktivitas farmakologis. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai blok bangunan chiral yang membantu dalam pembentukan produk dengan struktur asimetris yang diinginkan.
Senyawa ini memiliki sifat optik aktif dan struktur molekuler yang kompleks, yang membuatnya sangat relevan dalam sintesis asimetris. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini digunakan untuk menghasilkan produk dengan aktivitas spesifik, seperti obat atau senyawa kimia yang memiliki efek terapeutik. Karena sifatnya yang unik, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan kontrol ketat terhadap struktur molekuler.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Dalam konteks lokal, senyawa ini menjadi bahan yang penting untuk pengembangan produk farmasi dan penelitian ilmiah yang berdampak pada kesehatan masyarakat.
- Sintesis senyawa optik aktif untuk pengembangan obat
- Penelitian tentang senyawa kimia dengan aktivitas farmakologis
- Pembuatan senyawa chiral dalam proses asimetris
- Analisis struktur molekuler dalam kimia organik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25779-13-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah yang tahan terhadap reaksi kimia dan pastikan bahwa penanganannya dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata. Selalu pastikan bahwa area penyimpanan memenuhi standar keselamatan laboratorium untuk menghindari risiko kecelakaan.
—

