Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 93-56-1

1-Phenylethane-1,2-diol TCI P0686

1-Phenylethane-1,2-diol TCI P0686

Identitas Kimia

No. CAS
93-56-1
PubChem
CID 7149·SID 87574838
Rumus molekul
C8H10O2
Berat molekul
138.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-phenylethane-1,2-diol
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(CO)O
InChIKey
PWMWNFMRSKOCEY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.889.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.889.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Phenylethane-1,2-diol dari TCI dengan kode produk P0686 adalah diol vicinal aromatik. Senyawa ini juga dikenal sebagai styrene glycol atau fenil etilen glikol. Molekulnya memiliki dua gugus hidroksil pada atom karbon yang bersebelahan, dan salah satu karbonnya terikat langsung pada cincin benzena. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai building block sintesis organik, substrat model untuk reaksi diol, dan senyawa acuan dalam studi metabolisme stirena. Karena itu, bahan ini bermanfaat baik dalam kimia sintetik maupun toksikologi analitik.

Senyawa ini menarik karena struktur diol vicinalnya. Kedua gugus hidroksil dapat diubah menjadi asetal atau ketal siklik, misalnya asetonida, untuk melindungi gugus fungsi. Ikatan karbon-karbon di antara kedua hidroksil juga dapat diputus secara oksidatif menjadi benzaldehida. Satu gugus hidroksil bersifat benzilik sehingga reaktivitasnya berbeda dari hidroksil primer di ujung rantai, dan perbedaan ini dimanfaatkan dalam studi selektivitas reaksi. Molekul ini memiliki pusat kiral, sehingga sering dipakai dalam penelitian resolusi enantiomer dan biokatalisis. Pada suhu ruang, senyawa ini umumnya berupa padatan.

Di Indonesia, 1-phenylethane-1,2-diol cocok untuk laboratorium kimia organik yang mengajarkan atau meneliti proteksi diol, oksidasi, dan reaksi stereoselektif. Laboratorium bioteknologi dan biokatalisis dapat memakainya sebagai substrat atau produk acuan dalam pengujian enzim epoksida hidrolase dan oksidoreduktase. Laboratorium toksikologi dan kesehatan kerja juga dapat menggunakannya sebagai pembanding saat mempelajari metabolit stirena. Kemasan 25g mendukung eksperimen awal. Kemasan 250g memudahkan kelompok riset yang memakainya sebagai bahan awal sintesis secara berkelanjutan.

  • Substrat model proteksi diol: dua gugus hidroksil vicinal mudah membentuk asetal atau ketal siklik, sehingga senyawa ini ideal untuk mempelajari dan mengoptimalkan strategi gugus pelindung.
  • Studi pemutusan oksidatif: ikatan di antara kedua hidroksil dapat diputus menjadi benzaldehida, sehingga bahan ini berguna untuk menguji reagen oksidator dan kondisi reaksi baru.
  • Pengujian biokatalisis dan enzim: senyawa ini berkaitan dengan hidrolisis stirena oksida, sehingga cocok sebagai standar produk dalam pengujian aktivitas epoksida hidrolase.
  • Penelitian resolusi kiral: adanya pusat kiral membuatnya bermanfaat untuk mengembangkan metode pemisahan enantiomer, termasuk dengan kromatografi kiral dan resolusi kinetik enzimatik.
  • Standar metabolit stirena: sebagai senyawa yang terkait dengan metabolisme stirena, bahan ini dapat menjadi acuan analitik dalam kajian toksikologi dan pemantauan paparan.

Merek TCI (kode produk P0686)
Nomor CAS 93-56-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 250g
Bentuk fisik umumnya padatan (cek label dan CoA)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan

Simpan 1-phenylethane-1,2-diol dalam wadah asli yang tertutup rapat agar bahan tidak menyerap kelembapan dari udara, karena diol cenderung bersifat higroskopis. Tempatkan di lokasi sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat. Gunakan spatula bersih dan kering saat mengambil bahan, lalu segera tutup kembali wadahnya. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat bekerja, dan hindari menghirup debu. Baca Lembar Data Keselamatan (SDS) sebelum digunakan.

—