Palatinose Hydrate TCI P1234 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen di bidang kimia dan biologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari glukosa dan fruktosa yang terikat dalam bentuk disakarida. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait metabolisme karbohidrat, karena kemampuannya untuk diserap oleh tubuh tanpa memicu respons insulin. Dalam laboratorium, Palatinose Hydrate digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai substrat dalam reaksi enzimatik.
Palatinose Hydrate memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam eksperimen. Senyawa ini juga memiliki sifat larut dalam air, yang memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Karena kemurniannya tinggi, Palatinose Hydrate sering dipilih sebagai bahan standar dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Palatinose Hydrate digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, farmakologi, dan nutrisi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen untuk menguji efek metabolik pada sel atau organisme. Karena keandalannya, Palatinose Hydrate menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Pemantauan metabolisme karbohidrat dalam penelitian biokimia
- Pengujian aktivitas enzim terkait pencernaan karbohidrat
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik
- Penelitian tentang efek nutrisi pada tubuh manusia
- Pengembangan produk pangan dengan kandungan karbohidrat alami
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 343336-76-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Palatinose Hydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Untuk menghindari kontaminasi, bahan ini sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penyimpanan, pastikan area laboratorium tetap bersih dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para peneliti.
—
